Christian Hadinata: Ajang Pencarian Bakat Bulutangkis Tak Boleh Berhenti

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 10 September 2019 | 15:51 WIB
Christian Hadinata: Ajang Pencarian Bakat Bulutangkis Tak Boleh Berhenti
Legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata, saat ditemui di Grand Indonesia, kawasan MH Thamrin, Jakarta, Senin (26/11/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Dunia perbulutangkisan nasional tengah didera polemik. Salah satu ajang pencarian bakat terbesar yang diinisiasi PB Djarum resmi dihentikan pada 2020 mendatang.

Legenda bulutangkis Tanah Air sekaligus pelatih di klub PB Djarum, Christian Hadinata, miris mendengar kabar tersebut.

Menurutnya audisi umum PB Djarum tak boleh berhenti. Lantaran sudah terbukti banyak menyuplai pemain-pemain handal bagi negara dalam hal ini PBSI.

"Saya sendiri secara prbadi, hanya memikirkan dari segi bulutangkisnya saja," ujar Christian saat dihubungi wartawan, Selasa (10/9/2019).

"Bagaimana kita bisa melanjutkan tradisi bulu tangkis yang sudah bagus dengan mempersiapkan atlet-atlet usia dini sebagai bagian dari regenerasi," tambahnya.

Audisi umum pencarian bakat PB Djarum. [Dok. PB Djarum]
Audisi umum pencarian bakat PB Djarum. [Dok. PB Djarum]

 Christian Hadinata memandang proses pencarian bakat pebulutangkis memang tak lepas dari peran swasta.

Bukan cuma Djarum, kata Christian, para klub-klub lainnya juga turut memiliki andil besar dalam melahirkan para atlet tepok bulu handal Indonesia, yang segala prestasinya bisa membanggakan negara.

"Supaya kesinambungan prestasi jangan sampai selesai karena dasar pembinaan itu yang banyak dilakukan oleh perkumpulan atau klub. Klub-klub itu yang menyediakan bibit-bibit untuk diharapkan menjadi pemain-pemain PBSI atau Indonesia," beber Christian.

"Caranya ya dengan mencari bibit-bibit muda kemudian dibina oleh klub-klub. Salah satunya PB Djarum dengan harapan akan mensuplai atlet ke PBSI dan menjadi juara-juara. Seperti itu arahnya."

Sejumlah peserta mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019). [Suara.com/Teguh Lumbiria]
Sejumlah peserta mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019). [Suara.com/Teguh Lumbiria]

Lebih jauh, berhentinya program audisi dari PB Djarum ini dikhawatirkan bakal mengganggu proses regenerasi atlet.

Sebab salah satu sumber penyuplai bibit-bibit unggul hilang dari cetak biru pembinaan.

"Ini tentu sayang, karena dilihat dari piramida pembinaan, yang paling bawah itu harus lebar dalam artian ke atas semakin mengerucut. Jadi bawahnya (proses pencarian bakat muda) harus banyak," pungkas Christian Hadinata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Audisi PB Djarum Disetop, Tradisi Emas Bulutangkis di Olimpiade Terancam?

Audisi PB Djarum Disetop, Tradisi Emas Bulutangkis di Olimpiade Terancam?

Sport | Selasa, 10 September 2019 | 13:38 WIB

Tontowi: PB Djarum Larang Atlet Merokok, Kalau Ketahuan...

Tontowi: PB Djarum Larang Atlet Merokok, Kalau Ketahuan...

Sport | Selasa, 10 September 2019 | 13:16 WIB

5 Berita Sport Terhits: Polemik PB Djarum-KPAI, Hukum Mati Bandar Narkoba

5 Berita Sport Terhits: Polemik PB Djarum-KPAI, Hukum Mati Bandar Narkoba

Sport | Selasa, 10 September 2019 | 08:20 WIB

Polemik PB Djarum dan KPAI, Berikut 5 Berita Hot Olahraga di Indonesia

Polemik PB Djarum dan KPAI, Berikut 5 Berita Hot Olahraga di Indonesia

Sport | Senin, 09 September 2019 | 20:55 WIB

PB Djarum Setop Audisi, Wiranto Siapkan Konsep Baru Beasiswa Bulutangkis

PB Djarum Setop Audisi, Wiranto Siapkan Konsep Baru Beasiswa Bulutangkis

Sport | Senin, 09 September 2019 | 20:37 WIB

Terkini

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB