Tinju Dunia: Pertahankan Status Raja KO, Beterbiev Masih Lapar Gelar

Rizki Nurmansyah
Tinju Dunia: Pertahankan Status Raja KO, Beterbiev Masih Lapar Gelar
Petinju kelas berat ringan Rusia, Artur Beterbiev, saat meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Tinju 2009. [AFP/Alberto Pizzoli]

"Kami menanti pemenang duel Kovalev-Alvarez. Tapi Alvarez sepertinya tidak mau melawan Beterbiev," kata Arum.

Suara.com - Sukses Artur Beterbiev mempertahankan status Raja KO dan menyatukan sabuk IBF dan WBC, usai merobohkan Oleksandr Gvozdyk, tak membuatnya puas.

Petinju asal Rusia ini disebut masih lapar akan gelar. Hal itu sebagaimana diungkapkan sang promotor, Bob Arum.

Arum menyebut, pihaknya mengincar pemenang kejuaraan tinju dunia sabuk kelas berat ringan WBO antara juara bertahan Sergey Kovalev melawan penantangnya, Canelo Alvarez.

Beterbiev, lanjut Arum, juga tak mau menutup kemungkinan bertarung melawan juara dunia kelas berat ringan WBA, Dmitry Bivol.

Petinju Filipina, Manny Pacquiao (kiri), bersama CEO Top Rank, Bob Arum. [AFP/Patrick Hamilton]
Petinju Filipina, Manny Pacquiao (kiri), bersama CEO Top Rank, Bob Arum. [AFP/Patrick Hamilton]

"Kami menanti pemenang duel Kovalev-Alvarez. Tapi Alvarez sepertinya tidak mau melawan Beterbiev," kata Arum, dikutip dari Ring News 24, Senin (21/10/2019).

"Kami juga berhasrat melawan Bivol. Dia akan menjadi prioritas setelah Beterbiev melawan Meng Fanlong dalam duel wajib mempertahankan sabuk IBF," ungkapnya.

Petinju Meksiko, Saul Alvarez (kanan), melepaskan pukulan hook kanan ke arah wajah petinju Kazakhstan, Gennady Golovkin, dalam duel di T-Mobile Arena, Las Vegas, AS, Sabtu (16/9/2017). [AFP/John Gurzinski]
Petinju Meksiko, Saul Alvarez (kanan), melepaskan pukulan hook kanan ke arah wajah petinju Kazakhstan, Gennady Golovkin, dalam duel di T-Mobile Arena, Las Vegas, AS, Sabtu (16/9/2017). [AFP/John Gurzinski]

Artur Beterbiev menang TKO ronde 10 atas juara dunia kelas berat ringan WBC, Oleksandr Gvozdyk, di Liacouras Center, Philadelphia, Amerika Serikat, Jumat (18/10/2019).

Kemenangan itu membuat Beterbiev mempertahankan status sebagai Raja KO.

Kini rekor tanding petinju muslim keturunan suku Chechnya itu menjadi 15 kali menang tanpa sekalipun kalah, dimana semuanya dimenangkan lewat KO/TKO.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS