Tinju Dunia: Perebutan Sabuk IBA, Daud Yordan di Ambang Sejarah Baru

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Selasa, 22 Oktober 2019 | 19:21 WIB
Tinju Dunia: Perebutan Sabuk IBA, Daud Yordan di Ambang Sejarah Baru
Petinju kenamaan Indonesia, Daud Yordan, usai jumpa pers Mahkota Boxing Series 2019 di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (22/10). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Persiapan matang terus digenjot Daud Yordan. Petinju kelas ringan super itu telah dijadwalkan bertarung pada 17 November mendatang, melawan Michael Mokoena (Afrika Selatan).

Duel kejuaraan tinju dunia bertajuk Mahkota Boxing Series 2019 itu memperebutkan sabuk lowong juara dunia IBA dan WBO Oriental.

Perebutan sabuk juara dunia itu membuat Daud Yordan di ambang sejarah baru. Jika menang, petinju 32 tahun itu akan menjadi petinju Indonesia pertama yang meraih titel juara dunia di tiga kelas berbeda.

Sebelumnya Daud Yordan pernah memegang gelar juara dunia kelas bulu dan ringan versi badan tinju International Boxing Organization (IBO).

Daud tak menampik merasa tertantang mengukir sejarah tersebut. Bersama pelatih Pino Bahari, petinju asal Kayong Utara, Kalimantan Barat itu terus menggenjot persiapan.

Petinju Daud Yordan saat berlatih jelang pertarungan melawan Aekkawee Kaewmanee, bersama pelatih Pino Bahari di Sanur, Denpasar, Bali. [Foto: Kurniawan Mas'ud untuk Suara.com]
Petinju Daud Yordan saat berlatih jelang pertarungan melawan Aekkawee Kaewmanee, bersama pelatih Pino Bahari di Sanur, Denpasar, Bali. [Foto: Kurniawan Mas'ud untuk Suara.com]

"Ya tentu saya secara pribadi mempersiapkan diri. Setelah tiga minggu traning camp, kami akan terus persiapan yang jauh lebih keras," ujar Daud Yordan di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

"Bali jadi pusat latihan kami berdua (bersama Ongen Saknosiwi). Kami terus menggembelng fisik dan teknis. Sembari melatih kami juga lakukan diskusi dengan pelatih dan rekan."

"Target tentunya pasti kita ingin raih gelar ini. Gelar ini harus dibawa pulang ke Indonesia," tukas Daud Yordan.

Petinju Indonesia, Daud Yordan (kiri) saat menghadapi Aekkawee Kaewmanee di Bone Night Club, Pattaya, Thailand, Minggu (4/8/2019) malam. [Dok. Mahkota Promotion]
Petinju Indonesia, Daud Yordan (kiri) saat menghadapi Aekkawee Kaewmanee di Bone Night Club, Pattaya, Thailand, Minggu (4/8/2019) malam. [Dok. Mahkota Promotion]

Terakhir kali Daud Yordan naik ring pada 4 Agustus 2019 lalu. Saat itu ia sukses menundukan Aekkawee Kaewmanee di Bone Night Club, Pattaya, Thailand.

baca juga

Dalam pertarungan itu Daud Yordan menang referee technical decision (RTD) di ronde kelima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahkota Boxing Series 2019: Pentas Daud Yordan Menuju Juara Dunia IBA

Mahkota Boxing Series 2019: Pentas Daud Yordan Menuju Juara Dunia IBA

Sport | Selasa, 22 Oktober 2019 | 18:12 WIB

Tinju Dunia: Eks Rival Ingatkan Pacquiao Hindari Duel Melawan 3 Petinju Ini

Tinju Dunia: Eks Rival Ingatkan Pacquiao Hindari Duel Melawan 3 Petinju Ini

Sport | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:05 WIB

Tinju Dunia: Pertahankan Status Raja KO, Beterbiev Masih Lapar Gelar

Tinju Dunia: Pertahankan Status Raja KO, Beterbiev Masih Lapar Gelar

Sport | Senin, 21 Oktober 2019 | 19:49 WIB

Berencana Tampil Agresif, Daud: Pertahanan Terbaik Adalah Menyerang

Berencana Tampil Agresif, Daud: Pertahanan Terbaik Adalah Menyerang

Sport | Senin, 14 Oktober 2019 | 20:05 WIB

Kisah Kelam Floyd Mayweather di Balik Bui: Stres hingga Bayar Uang Keamanan

Kisah Kelam Floyd Mayweather di Balik Bui: Stres hingga Bayar Uang Keamanan

Sport | Minggu, 13 Oktober 2019 | 17:07 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×