Berkaca Apriyani, Eng Hian Minta PBSI Beri Kelonggaran Atlet Main Rangkap

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Kamis, 23 Januari 2020 | 16:50 WIB
Berkaca Apriyani, Eng Hian Minta PBSI Beri Kelonggaran Atlet Main Rangkap
Pasangan ganda putri Indonesia, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu, mendapat arahan dari sang pelatih Eng Hian dalam pertandingan semifinal beregu putri SEA Games 2019 melawan Jin Yujia/Nur Insyirah Khan (Singapura), Senin (2/12). [Humas PBSI]

Suara.com - Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian, meminta PBSI memberi kelonggaran agar atlet-atlet Pelatnas bisa bermain rangkap.

Menurutnya, bermain rangkap punya banyak manfaat. Khususnya bagi atlet-atlet putri.

Mereka, kata Eng Hian, akan lebih cepat matang baik dari sisi teknis maupun jam terbang.

Rekomendasi Eng Hian juga didasari kondisi Peltnas PBSI terkini, di mana Indonesia sangat kekurangan atlet-atlet putri bertalenta tinggi.

Mayoritas atlet-atlet muda di PBSI disebut Eng Hian masih jauh dari kata matang untuk bersaing di level elite.

Bermain rangkap dinilanya jadi solusi tepat untuk lebih cepat meningkatkan kualitas.

"Jadi begini, kendala di sektor putri kenapa tidak bisa seperti di sektor putra adalah pertama soal kapasitas mereka. Kemampuan mereka itu standar, rata-rata," kata Eng Hian di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

"Dengan kondisi itu, saya minta mereka bisa digali lebih dalam. Caranya adalah biarkan mereka main rangkap. Tapi di PBSI tak pernah terjadi. Pada saat masuk Pelatnas mereka langsung dikotak-kotakkan," tambahnya.

Saat ini, tercatat hanya Apriyani Rahayu, pemain level utama PBSI yang mendapat kesempatan bermain rangkap.

baca juga

Selain di sektor ganda putri, Apriyani berpasangan dengan Tontowi Ahmad di sektor ganda campuran.

Pasangan Ganda Campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Apriyani Rahayu mengembalikan shuttle kok ke arah Pasangan Ganda Campuran Inggris Chris Adcock dan Gabrielle Adcock dalam babak kedua Daihatsu Indonesia Master 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1).[Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pasangan Ganda Campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Apriyani Rahayu mengembalikan shuttle kok ke arah Pasangan Ganda Campuran Inggris Chris Adcock dan Gabrielle Adcock dalam babak kedua Daihatsu Indonesia Master 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Eng Hian mengaku senang dengan keputusan PBSI terkait Apriyani. Kendati dia mengungkapkan bahwa kasus Apriyani sejatinya lebih ke arah terpaksa alih-alih berbasis program jangka panjang.

PBSI disebutnya tak benar-benar memiliki program khusus bagi Apriyani.

Atlet bulutangkis 21 tahun itu bermain rangkap lebih karena keterpaksaan, lantaran sektor ganda campuran tengah kekurangan stok pemain putri.

"Dari pertama saya masuk PBSI pada 2014, saya sudah mengusulkan atlet-atlet putri untuk bermain rangkap," beber Eng.

"Terkait Apriyani, itu lebih kepada kurangnya stok pemain di sektor ganda campuran. Misalkan masih ada Butet (sapaan Liliyana Natsir—red), saya tak yakin PBSI mau," tambahnya.

Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad saat melawan ganda campuran Cina Zheng Siwei dan Huang Yaqiong pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad saat melawan ganda campuran Cina Zheng Siwei dan Huang Yaqiong pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Eng Hian sangat berharap PBSI segera mengubah pola pikir. Di negara-negara lain seperti China dan Jepang, bemain rangkap disebutnya sudah terbukti menghasilkan dampak positif.

"Kalau seperti ini terus, di mana sektor putri hanya berharap pada atlet seperti Apriyani dan Liliyana, itu berarti nunggu buah matang," jelas Eng.

"Kalau seperti itu, kita tak menanam pohon, tapi mencari buah liar. Champions to be born, padahal harusnya kan champions to be made."

"Selama PBSI programnya masih mengkotak-kotakan seperti ini, situasi akan seperti ini terus. Terutama untuk sektor putri," pungkas Eng Hian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pra-Olimpiade 2020, Ambisi Meledak-Ledak Greysia / Apriyani Harus Diredam

Pra-Olimpiade 2020, Ambisi Meledak-Ledak Greysia / Apriyani Harus Diredam

Sport | Kamis, 23 Januari 2020 | 16:18 WIB

Eng Hian Blak-blakan soal Meningkatnya Performa Greysia / Apriyani

Eng Hian Blak-blakan soal Meningkatnya Performa Greysia / Apriyani

Sport | Kamis, 23 Januari 2020 | 13:34 WIB

Menunggu Dampak Positif Main Rangkap bagi Apriyani Rahayu

Menunggu Dampak Positif Main Rangkap bagi Apriyani Rahayu

Sport | Kamis, 23 Januari 2020 | 12:43 WIB

Jadwal Pertandingan Wakil RI di Babak Kedua Thailand Masters 2020 Hari Ini

Jadwal Pertandingan Wakil RI di Babak Kedua Thailand Masters 2020 Hari Ini

Sport | Kamis, 23 Januari 2020 | 09:05 WIB

Top 5 Olahraga: Garcia Akan Pukul KO McGregor, Deretan Mantan Pacar Rossi

Top 5 Olahraga: Garcia Akan Pukul KO McGregor, Deretan Mantan Pacar Rossi

Sport | Kamis, 23 Januari 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Ini Alasan Gibran Minta Santri Belajar AI dan Robotika

Ini Alasan Gibran Minta Santri Belajar AI dan Robotika

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Diduga Orangutan di Kebun Sawit Ketapang

Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Diduga Orangutan di Kebun Sawit Ketapang

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Dugaan Korupsi Kredit Apartemen Rp629 M di Bekasi Naik Penyidikan, Boss Takke Group Diperiksa Polri

Dugaan Korupsi Kredit Apartemen Rp629 M di Bekasi Naik Penyidikan, Boss Takke Group Diperiksa Polri

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:12 WIB

BMW Mulai Produksi Baterai Generasi Terbaru Mampu Tempuh Jarak 1.213 Kilometer

BMW Mulai Produksi Baterai Generasi Terbaru Mampu Tempuh Jarak 1.213 Kilometer

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Semen Gresik Perkuat Kemitraan dengan Distributor dan Toko Bangunan Area 4 Jawa Tengah

Semen Gresik Perkuat Kemitraan dengan Distributor dan Toko Bangunan Area 4 Jawa Tengah

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Pupuk Indonesia Pastikan Kesiapan Stok Nasional 1,81 Juta Ton Sambut Musim Tanam

Pupuk Indonesia Pastikan Kesiapan Stok Nasional 1,81 Juta Ton Sambut Musim Tanam

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Apes! Asyik Ngengkol Motor Curian yang Mogok, Pria di Pringsewu Nyaris Babak Belur Dihakimi Massa

Apes! Asyik Ngengkol Motor Curian yang Mogok, Pria di Pringsewu Nyaris Babak Belur Dihakimi Massa

Lampung | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Tayang 2027, Koo Kyo Hwan dan Han Ji Min Bintangi Film Typhoon

Tayang 2027, Koo Kyo Hwan dan Han Ji Min Bintangi Film Typhoon

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Buka Peluang Bagi Pedagang Baru, Mas Dhito: Pasar Ngadiluwih Beroperasi 24 Jam

Buka Peluang Bagi Pedagang Baru, Mas Dhito: Pasar Ngadiluwih Beroperasi 24 Jam

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Makassar Dikepung Asap, Wali Kota Periksa Ruangan RSUD Daya

Makassar Dikepung Asap, Wali Kota Periksa Ruangan RSUD Daya

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:51 WIB

×