Terlalu Marquez-centris, Tim Pabrikan Honda Disindir CEO Ducati

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 24 Januari 2020 | 14:28 WIB
Terlalu Marquez-centris, Tim Pabrikan Honda Disindir CEO Ducati
Pebalap Ducati, Danilo Petrucci (kanan), mencoba mengejar rider Repsol Honda, Marc Marquez, pada balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Minggu (19/5/2019). [AFP/Jean-Francois Monier]

Suara.com - Tahun 2019 boleh jadi merupakan salah satu tahun paling gemilang bagi Ducati, di mana mereka mencatatkan pertumbuhan penjualan motor yang apik.

Dilansir dari GPOne, mereka berhasil membukukan penjualan sebanyak 53.183 unit motor ke seluruh dunia.

Namun rupanya catatan apik dari tim produsen motor tak sebanding dengan tim balap mereka, di mana tim Ducati stuck dengan posisi runner up di klasemen MotoGP selama tiga musim terakhir.

Terlebih lagi, di ketiga musim tersebut, Ducati selalu kalah oleh orang yang sama di tim yang sama, Marc Marquez dari tim Repsol Honda.

Terkait hal tersebut, CEO Ducati, Claudio Domenicali malah melontarkan komentar panas yang ditujukan pada pesaingnya.

Menurut Claudio, mengistimewakan satu pembalap dan menganak tirikan pembalap lain itu memalukan.

"Selalu ada kompetisi, namun itu bagus untuk citra merek pabrikan. Saya pikir, pabrikan yang hanya membuat satu pembalapnya menang sementara pembalapnya yang lain kesulitan di 10 besar, maka tak menguntungkan bagi brand motor seperti layaknya Ducati," ucap Claudio.

Pebalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso (kanan), berada di depan pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, pada balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (10/3/2019). [AFP/Karim Jaafar]
Pebalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso (kanan), berada di depan pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, pada balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (10/3/2019). [AFP/Karim Jaafar]

"Di musim 2019, kami satu-satunya pabrikan yang bisa memenangi seri balapan MotoGP dengan dua pembalap kami. Sementara brand sang juara dunia justru kesulitan dengan pembalap non andalan mereka." lanjutnya.

Selain itu, ia juga membeberkan bahwa pengembangan motor secara adil juga membawa imbas bagi industri motor Ducati, di mana teknologi motor balap mereka juga bisa dihadirkan di motor yang mereka jual.

baca juga

"Tergantung motor yang mana, untuk Ducati Panigale, ia memiliki kandungan 50% teknologi MotoGP, setiap varian mempunyai takaran tersendiri sesuai fungsi." jabarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampilan Motor Baru Ducati MotoGP Musim 2020, Warna Hitam Jadi Pembedanya

Tampilan Motor Baru Ducati MotoGP Musim 2020, Warna Hitam Jadi Pembedanya

Sport | Jum'at, 24 Januari 2020 | 11:11 WIB

Saat Marc Marquez Bikin Lukisan Pakai Motornya, Begini Hasilnya

Saat Marc Marquez Bikin Lukisan Pakai Motornya, Begini Hasilnya

Sport | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:56 WIB

Berbagi Kisah Mistis, Teman Bermobil atau Bermotor Uji Nyali

Berbagi Kisah Mistis, Teman Bermobil atau Bermotor Uji Nyali

Otomotif | Jum'at, 24 Januari 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×