Soal Peran Vital Abraham Damar, Manajer Timnas Indonesia: Dia Slasher

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Soal Peran Vital Abraham Damar, Manajer Timnas Indonesia: Dia Slasher
Pebasket Indonesia Abraham Damar Grahita (kanan) mendribel bola dihadang pebasket Filipina Christian Karl Standhardinger dalam pertandingan babak semifinal basket Putra SEA Games 2019 di SM Mall of Asia Arena, Manila, Filipina, Senin (9/12). [Antara/Sigid Kurniawan]

Statistik Abraham Damar sangat menonjol dengan rata-rata 17,5 poin, dan 4,33 asist per game.

Suara.com - Lima laga dari dua seri IBL 2020 telah dijalani TImnas Basket Indonesia. Hasilnya, Abraham Damar Grahita cs meraih empat kemenangan dan satu kali kalah.

Timnas yang menggunakan nama Indonesia Patriots mampu menyapu bersih kemenangan di seri kedua yang berlangsung di Bandung pada 17-19 Januari 2020.

Pemain Timnas basket Indonesia, Arki Dikania Wisnu saat memainkan laga uji tanding kontra Satria Muda Pertamina Jakarta di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (3/1/2020). [Dok. Instagram@official_timnasbasket]
Pemain Timnas basket Indonesia, Arki Dikania Wisnu saat memainkan laga uji tanding kontra Satria Muda Pertamina Jakarta di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (3/1/2020). [Dok. Instagram@official_timnasbasket]

Sementara pada seri perdana di Semarang (10-12 Januari), Indonesia Patriots hanya mampu memenangkan satu dari dua laga.

Kemenangan didapat skuat asuhan Rajko Toroman atas Pacific Caesar Surabaya dengan skor 88-4. Mereka kalah dari Pelita Jaya Bakrie dengan skor 64-73.

Merujuk hasil itu, ada hal menarik dalam statistik yang diraih skuat Garuda dalam dua seri IBL 2020.

Sosok Abraham Damar Grahita jadi elemen penting dalam naik turunnya permainan Indonesia Patriots.

Pada seri pertama, Abraham Damar absen lantaran dibekap cedera, dan bukan kebetulan Timnas harus menderita kekalahan dari Pelita Jaya.

Sementara di seri kedua, shooting guard itu sudah bisa memperkuat tim.

Hasilnya, Timnas menyapu bersih tiga kemenangan, di mana statistik Abraham Damar sangat menonjol dengan rata-rata 17,5 poin, dan 4,33 assist per game.

Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella tak menampik bahwa kehadiran Abraham di tim sangat penting.

Atlet basket 24 tahun itu, kata Fareza, memperbanyak variasi searangan skuat Garuda.

"Dari awal dia penting. Pertama kali bergabung dengan timnas sampai saat ini, dia benar-benar elemen penting," ujar Fareza saat dihubungi Suara.com, Kamis (30/1/2020).

"Dia bisa menjadi slasher (tipe pemain yang bisa menerobos dan menyerang langsung ke ring)."

Manajer Timnas basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella saat menghadiri peluncuran logo dan rooster skuat Garuda di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)
Manajer Timnas basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella saat menghadiri peluncuran logo dan rooster skuat Garuda di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)

"Di seri perdana hanya Brandon Jawato yang bisa. Sekarang dari kanan dan kiri jadi lebih baik. Jadi banyak opsi untuk pola penyerangan," tambahnya.

Saat ini, Timnas Indonesia tengah bersiap menyambut seri III IBL 2020 di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 31 Januari hingga 2 Februari mendatang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS