MotoGP: Tiga Hari Penuh Kejutan dari Yamaha

Rizki Nurmansyah
MotoGP: Tiga Hari Penuh Kejutan dari Yamaha
Foto Kolase Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Jorge Lorenzo. Khusus Vinales dan Quartararo, keduanya akan berduet di MotoGP 2021 dan 2022. Sedangkan Lorenzo jadi pebalap penguji Yamaha untuk musim 2020. [AFP/Mohd Rasfan-Pierre-Philippe Marcou-Josep Lago]

Selama tiga hari berturut-turut Yamaha membuat pengumuman yang mencuri perhatian pencinta balap MotoGP.

Suara.com - Tanggal 28 Januari hingga 30 Januari 2020 lalu menjadi hari penuh kejutan yang dibuat tim pabrikan Yamaha jelang bergulirnya Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.

Betapa tidak, selama tiga hari berturut-turut tersebut Yamaha membuat pengumuman yang mencuri perhatian pencinta olahraga balap 'kuda besi' ini.

Apa saja kejutan yang dibuat Yamaha selama tiga hari tersebut? Berikut ulasannya:

1. Kontrak Baru Vinales

Prestasi Maverick Vinales menjadi satu-satunya pebalap Yamaha yang mampu finis di urutan pertama dalam dua musim terakhir membuat tim berlogo garpu tala itu tak bisa menutup mata.

Rider Movistar Yamaha MotoGP Maverick Vinales merayakan suksesnya menjadi juara MotoGP Australia di podium setelah mengalahkan pebalap Team Suzuki Ecstar Andrea Iannone (kiri) dan rider Ducati Andrea Dovizioso di Phillip Island.  PAUL CROCK / AFP
Rider Movistar Yamaha MotoGP Maverick Vinales merayakan suksesnya menjadi juara MotoGP Australia di podium setelah mengalahkan pebalap Team Suzuki Ecstar Andrea Iannone (kiri) dan rider Ducati Andrea Dovizioso di Phillip Island. [AFP/Paul Crock]

Sebagai apresiasi, pada Selasa (28/1/2020), Yamaha resmi mengumumkan perpanjangan kontrak pebalap Spanyol itu hingga dua tahun ke depan.

Vinales pun menjadi pebalap MotoGP pertama yang telah memastikan tempat pada gelaran MotoGP 2021 dan 2022.

"Keputusan Maverick Vinales menandatangani tambahan kontrak dua tahun dengan cepat, menunjukkan keyakinan bahwa bersama-sama kita bisa mencapai gelar di Kejuaraan Dunia MotoGP," kata Managing Director Yamaha Lin Jarvis di laman resmi tim.

2. Pinang Quartararo

Yamaha belum berhenti memberi kejutan. Selang sehari, tepatnya pada Rabu (29/1/2020), pabrikan yang berpusat di Hamamatsu, Jepang tersebut mengumumkan perekrutan Fabio Quartararo.

Pengumuman ini sekaligus mengakhiri spekulasi masa depan pebalap muda Prancis yang musim lalu dinobatkan sebagai Rookie of the Year.

Sama dengan Vinales, Quartararo dikontrak selama dua tahun. Ia 'menggusur' posisi pebalap senior yang juga juara dunia sembilan kali Valentino Rossi.

Fabio Quartararo baru akan memperkuat tim pabrikan Yamaha pada MotoGP musim 2021.

3. Nasib Rossi

Lantas bagaimana dengan nasib Valentino Rossi di musim depan? Apakah ia akan pensiun di akhir musim ini?

Terkait itu, pihak Yamaha menyerahkan semua keputusan kepada pebalap berjuluk The Doctor itu.

Bila lanjut, Yamaha akan tetap memberikan motor dengan spesifikasi pabrikan seperti yang akan ditunggangi Vinales dan Quartararo nantinya.

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat mengikuti konferensi pers MotoGP Ceko, Kamis (1/8/2019). [AFP/Michal Cizek]
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat mengikuti konferensi pers MotoGP Ceko, Kamis (1/8/2019). [AFP/Michal Cizek]

"Kalau memang Valentino Rossi ingin perpanjang kerja sama dengan Yamaha dan tetap di MotoGP maka kami akan memberikan hak spesial kepadanya," ujar Lin Jarvis.

"Ia akan mendapatkan motor dengan spesifikasi pabrikan yang sama kompetitifnya dengan tim utama, itulah wujud dukungan kami untuknya," sambungnya.

4. Lorenzo Pulang Kampung

Kejutan terakhir dari Yamaha adalah kembalinya Jorge Lorenzo. Juara dunia lima kali tersebut 'pulang kampung' ke Yamaha bukan sebagai pebalap reguler.

Jorge Lorenzo dikontrak Yamaha untuk musim 2020 sebagai pebalap penguji.

Pengumuman kerja sama Lorenzo dan Yamaha diumumkan pada, Kamis (30/1/2020) lalu.

"Saya sangat senang dengan keputusan bergabung dengan tim penguji Factory Yamaha," tulis Jorge Lorenzo dalam caption foto di Instagram pribadinya.

"Saya selalu berencana tetap terlibat di MotoGP dan kembali ke paddock. Dan saya kira ini peran yang cocok buat saya."

"Saya tahu tim dan motor M1 ini dengan baik. Yamaha benar-benar cocok dengan gaya balap saya, dan sangat menarik 'bertemu kembali dengan motor lama'," tukas Lorenzo.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS