Hasil Riset: Penggemar Formula E di Indonesia Capai 3,3 Juta Orang

Rizki Nurmansyah

Sabtu, 15 Februari 2020 | 06:17 WIB
Hasil Riset: Penggemar Formula E di Indonesia Capai 3,3 Juta Orang
Ilustrasi balap mobil listrik Formula E. [AFP/Andreas Solaro]

Suara.com - Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Darwoto menyebutkan bahwa penggemar Formula E di Indonesia mencapai 3,3 juta orang. Mayoritas terbesar dari kawasan Ibu Kota DKI Jakarta.

Dwi mengatakan hal tersebut berdasarkan hasil riset dari Sport Management Database yang berbasis di Inggris.

"Fans Formula E di Indonesia ada 3,3 juta," kata kata Dwi dalam acara media briefing mengenai ajang balap mobil Formula E 2020 Jakarta di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

Dari kiri ke kanan: Ketua Ikatan Motorsport Indonesia (IMI) Sadikin Aksa, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto, dan Operation Manager of Formula E Jakarta Nuno Fernandez saat menghadiri Media Briefing Formula E 2020 Jakarta di Hotel Novetel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). [Suara.com / Arief APRIADI]
Dari kiri ke kanan: Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto, dan Operation Manager of Formula E Jakarta Nuno Fernandez saat menghadiri Media Briefing Formula E 2020 Jakarta di Hotel Novetel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). [Suara.com / Arief APRIADI]

Dari jumlah tersebut Dwi mengatakan bahwa 54 persennya berasal dari kawasan DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan usia yang jauh lebih muda dibandingkan dengan penggemar balap mobil Formula 1.

Dalam penjelasannya, Dwi mengatakan ada lima aspek yang menjadi alasan warga Indonesia menyukai balap mobil bertenaga listrik itu.

Mulai dari haus akan teknologi, kecintaan terhadap sesuatu yang ramah lingkungan, tawaran kemewahan, hingga kesukaan terhadap suatu merek mobil.

"Biasanya yang menyukai Formula E anak-anak muda yang suka dengan teknologi yang canggih. Jadi tidak heran juga jika ada penawaran mereka akan cari yang kualitasnya terbaik atau premium," kata Dwi.

Lebih lanjut, diadakannya Formula E Jakarta di Monas tentu akan menyenangkan para penggemar Formula E. Karena dapat menghadirkan suasana yang berbeda dari ajang balap lainnya.

Dwi bahkan menyandingkan tim manufacturing yang terlibat di Formula E lebih banyak dibandingkan dengan ajang balap bergengsi lainnya yaitu Formula 1.

baca juga

"Kalau F1 manufacturing brand-nya cuma empat. Tapi kalau Formula E ini ada sembilan," ujar Dwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Finalisasi Rute Formula E 2020 Jakarta Dilakukan H-10 Balapan

Finalisasi Rute Formula E 2020 Jakarta Dilakukan H-10 Balapan

Sport | Sabtu, 15 Februari 2020 | 05:52 WIB

Pembangunan Sirkuit Formula E Jakarta Dijamin Tak Ganggu Lalu Lintas

Pembangunan Sirkuit Formula E Jakarta Dijamin Tak Ganggu Lalu Lintas

Sport | Sabtu, 15 Februari 2020 | 01:20 WIB

Ini Dia 2 Opsi Pengaspalan Sirkuit Formula E 2020 Jakarta

Ini Dia 2 Opsi Pengaspalan Sirkuit Formula E 2020 Jakarta

Sport | Sabtu, 15 Februari 2020 | 01:00 WIB

Akhir Polemik Rekomendasi TACB di Proyek Monas, Ternyata Anies yang Salah

Akhir Polemik Rekomendasi TACB di Proyek Monas, Ternyata Anies yang Salah

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 06:05 WIB

Rincian Anggaran Balap Formula E 2020 Jakarta

Rincian Anggaran Balap Formula E 2020 Jakarta

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 05:00 WIB

Terkini

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Diangkat Jadi Gubernur BI

Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Diangkat Jadi Gubernur BI

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Detik-detik Massa Aksi Coba Robohkan Pagar Gedung DPR RI

Detik-detik Massa Aksi Coba Robohkan Pagar Gedung DPR RI

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Istri Disebut Kufur Nikmat, Rigen Rakelna Semprot Netizen: Nggak Usah Ceramahin Istri Gue

Istri Disebut Kufur Nikmat, Rigen Rakelna Semprot Netizen: Nggak Usah Ceramahin Istri Gue

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin

Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:09 WIB

×