Hasil Riset: Penggemar Formula E di Indonesia Capai 3,3 Juta Orang

Rizki Nurmansyah
Hasil Riset: Penggemar Formula E di Indonesia Capai 3,3 Juta Orang
Ilustrasi balap mobil listrik Formula E. [AFP/Andreas Solaro]

Ada lima aspek yang menjadi alasan warga Indonesia menyukai balap Formula E.

Suara.com - Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Darwoto menyebutkan bahwa penggemar Formula E di Indonesia mencapai 3,3 juta orang. Mayoritas terbesar dari kawasan Ibu Kota DKI Jakarta.

Dwi mengatakan hal tersebut berdasarkan hasil riset dari Sport Management Database yang berbasis di Inggris.

"Fans Formula E di Indonesia ada 3,3 juta," kata kata Dwi dalam acara media briefing mengenai ajang balap mobil Formula E 2020 Jakarta di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

Dari kiri ke kanan: Ketua Ikatan Motorsport Indonesia (IMI) Sadikin Aksa, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto, dan Operation Manager of Formula E Jakarta Nuno Fernandez saat menghadiri Media Briefing Formula E 2020 Jakarta di Hotel Novetel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). [Suara.com / Arief APRIADI]
Dari kiri ke kanan: Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto, dan Operation Manager of Formula E Jakarta Nuno Fernandez saat menghadiri Media Briefing Formula E 2020 Jakarta di Hotel Novetel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). [Suara.com / Arief APRIADI]

Dari jumlah tersebut Dwi mengatakan bahwa 54 persennya berasal dari kawasan DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan usia yang jauh lebih muda dibandingkan dengan penggemar balap mobil Formula 1.

Dalam penjelasannya, Dwi mengatakan ada lima aspek yang menjadi alasan warga Indonesia menyukai balap mobil bertenaga listrik itu.

Mulai dari haus akan teknologi, kecintaan terhadap sesuatu yang ramah lingkungan, tawaran kemewahan, hingga kesukaan terhadap suatu merek mobil.

"Biasanya yang menyukai Formula E anak-anak muda yang suka dengan teknologi yang canggih. Jadi tidak heran juga jika ada penawaran mereka akan cari yang kualitasnya terbaik atau premium," kata Dwi.

Lebih lanjut, diadakannya Formula E Jakarta di Monas tentu akan menyenangkan para penggemar Formula E. Karena dapat menghadirkan suasana yang berbeda dari ajang balap lainnya.

Dwi bahkan menyandingkan tim manufacturing yang terlibat di Formula E lebih banyak dibandingkan dengan ajang balap bergengsi lainnya yaitu Formula 1.

"Kalau F1 manufacturing brand-nya cuma empat. Tapi kalau Formula E ini ada sembilan," ujar Dwi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS