Begini Hasil Evaluasi Jonatan Christie Cs di BATC 2020

Rizki Nurmansyah
Begini Hasil Evaluasi Jonatan Christie Cs di BATC 2020
Pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie, atau yang akrab disapa Jojo, tengah berbincang dengan sang pelatih Hendry Saputra (kiri) saat babak semifinal beregu putra SEA Games 2019, Senin (2/12). [Humas PBSI]

Selanjutnya, Jonatan Christie dan kawan-kawan akan fokus pada kejuaraan All England 2020.

Suara.com - Pelatih Tunggal Putra PBSI, Hendry Saputra mengungkapkan hasil evaluasi penampilan Jonatan Christie cs usai tampil di Badminton Asia Team Championships 2020 di Manila, Filipina, 11-16 Februari lalu.

Hendry menyoroti masalah mental yang dinilainya masih harus ditingkatkan skuat asuhannya kala tampil di turnamen beregu seperti BATC 2020.

"Dari keseluruhan pemain tunggal putra sudah oke, tapi memang yang perlu dilatih dari segi mental," kata Hendry dikutip dari Antara, Rabu (19/2/2020).

Hendry menjelaskan penampilan pemain tunggal putra di BATC 2020 masih diliputi rasa ragu dan terbebani dengan hasil pertandingan yang sangat menentukan poin negara.

"Dari kejuaraan beregu ini memang menentukan setiap partainya. Di sini mereka kelihatan masih merasa tertekan dan beban untuk menyumbang poin sehingga kurang bisa kontrol pikiran dan mainnya jadi kurang bagus," paparnya.

Kurang Memuaskan

Sektor tunggal putra yang turun pada BATC 2020 memang tampil kurang memuaskan. Terutama Jonatan Christie.

Jojo—sapaan akrab Jonatan Christie—harus menelan kekalahan beberapa kali saat membela tim putra Indonesia.

Saat Indonesia berhadapan dengan Korea Selatan pada babak pertama, Jonatan ditundukkan Son Wan-ho dengan skor 16-21, 25-27.

Namun ia mampu bangkit di babak kedua saat melawan perwakilan Filipina Lanz Ralf Zafra. Ia menang 21-11, 21-14.

Kekalahan kembali menimpa atlet bulutangkis peringkat tujuh dunia itu kala bermain di babak semifinal.

Jonatan Christie takluk dari pemain non-unggulan asal India, Lakshya, Sen dengan skor 18-21, 20-21.

Kekalahan masih berlanjut pada laga final ketika Jonatan dipaksa menyerah oleh wakil Malaysia Cheam June Wei dengan skor 21-16, 17-21, 22-24.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, gagal menyumbangkan poin saat melawan Malaysia usai kalah dari Cheam June Wei di final BATC 2020, Minggu (16/2). [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, gagal menyumbangkan poin saat melawan Malaysia usai kalah dari Cheam June Wei di final BATC 2020, Minggu (16/2). [Humas PBSI]

Hasil Positif

Sementara hasil positif dituai oleh Anthony Sinisuka Ginting. Ia menang di babak pertama saat melawan wakil Korea Selatan Heo Kwong-hee dengan skor 24-22, 19-21, 21-16.

Anthony terus tampil konsisten dengan memenangi babak kedua saat menghadapi wakil Filipina, India, dan Malaysia.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menyumbang angka pertama bagi tim putra Indonesia usai mengalahkan Ros Leonard Pedrosa (Filipina) dalam babak perempat final BATC 2020, Jumat (14/2). [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menyumbang angka pertama bagi tim putra Indonesia usai mengalahkan Ros Leonard Pedrosa (Filipina) dalam babak perempat final BATC 2020, Jumat (14/2). [Humas PBSI]

Begitu pun di babak semifinal. Pebulutangkis peringkat tiga dunia itu menang mudah atas Sai Praneeth.

Sedangkan pada final, Anthony menyumbang poin untuk Indonesia setelah mengalahkan wakil Malaysia Lee Zii Jia dengan skor 22-20, 21-16.

Selanjutnya, Jonatan Christie dan kawan-kawan akan fokus pada kejuaraan All England 2020 yang akan bergulir pada 11-15 Maret di Birmingham, Inggris.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS