Pandemi COVID-19, Anggota Senior JOC Minta Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda

Syaiful Rachman Suara.Com
Minggu, 22 Maret 2020 | 00:02 WIB
Pandemi COVID-19, Anggota Senior JOC Minta Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda
Ring Olimpiade di depan markas IOC di Lausanne. [AFP]

Suara.com - Anggota senior Komite Olimpiade Jepang (JOC) Kaori Yamaguchi mendesak agar penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan itu ditunda mempertimbangkan kondisi saat ini ketika hampir semua negara terserang pandemi COVID-19.

"Olimpiade 2020 harus ditunda di tengah situasi ini, ketika atlet tidak bisa mempersiapkan diri secara maksimal," kata Yamaguchi kepada harian Nikkei seperti dikutip AFP di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Yamaguchi, yang merupakan peraih medali perunggu cabang judo di Olimpiade 1998 Seoul itu satu-satunya anggota dewan JOC pertama yang menyerukan penundaan Olimpiade Tokyo.

Ia mengatakan bahwa sikap Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang bersikeras menggelar Olimpiade sesuai jadwal merupakan sikap yang tak bertanggung jawab, karena itu telah menunjukkan bahwa IOC sebetulnya tak menempatkan atlet sebagai prioritas.

"Dengan meminta mereka untuk tetap berlatih di tengah kondisi seperti ini, IOC membuka sendiri kritik bahwa mereka tidak menempatkan atlet sebagai prioritas," katanya.

"Olimpiade tidak seharusnya digelar ketika orang-orang di seluruh dunia tak bisa menikmatinya," ujarnya menambahkan.

Seorang kamerawan mengenakan masker pelindung wajah menyusul wabah penyakit virus corona (COVID-19) di depan spanduk yang memperlihatkan logo-logo perusahaan dan sponsor Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 di ruang media di Tokyo, Jepang, Selasa (17/3/2020). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/aa. (REUTERS/ISSEI KATO/ISSEI KATO)
Seorang kamerawan mengenakan masker pelindung wajah menyusul wabah penyakit virus corona (COVID-19) di depan spanduk yang memperlihatkan logo-logo perusahaan dan sponsor Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 di ruang media di Tokyo, Jepang, Selasa (17/3/2020). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/aa. (REUTERS/ISSEI KATO/ISSEI KATO)

Yamaguchi berencana menyampaikan kritik tersebut ke IOC saat bertemu dengan JOC, Jumat pekan depan. Ia juga akan meminta IOC untuk menetapkan tenggat waktu dalam memutuskan apakah Tokyo 2020 ditunda atau tidak.

Sementara itu, Presiden IOC Thomas Bach menegaskan bahwa pembatalan Olimpiade 2020 merupakan keputusan yang 'prematur.' Ia bahkan membuang jauh-jauh skenario pembatalan itu.

"Pembatalan tidak masuk agenda. Kami bertekad menyukseskan Olimpiade ini," kata Bach kepada New York Times, Kamis (19/3/2020).

Baca Juga: Pandemi Corona, IOC Akui Bahas Skenario Olimpiade 2020, Tapi Bukan...

IOC dan panitia penyelenggara Tokyo 2020 telah berulang kali menegaskan bahwa Olimpiade bakal digelar sesuai jadwal, yaitu pada 24 Juli sampai 9 Agustus, meski banyak turnamen kualifikasi dibatalkan akibat virus corona. Hal itu langsung memunculkan pertanyaan, kritikan, bahkan kecaman dari para atlet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI