Popularitas Naik, Ricciardo Sebut Lando Norris Kutu Bukunya Teknologi

Rizki Nurmansyah
Popularitas Naik, Ricciardo Sebut Lando Norris Kutu Bukunya Teknologi
Pebalap McLaren Lando Norris berinteraksi dengan Daniel Ricciardo dari Renault pada konferensi pers jelang F1 GP Singapura, Kamis (19/9/2019). [AFP/Roslan Rahman]

Lando Norris mendapat 53.559 pengikut baru di Instragram dalam hanya 14 hari.

Suara.com - Lando Norris ikhlas harus potong gaji yang dilakukan tim McLaren imbas dari pandemi virus Corona. Namun pebalap termuda Formula 1 itu mendapat gantinya dengan popularitasnya yang naik.

Pebalap berusia 20 tahun asal Inggris itu kini menarik banyak penonton muda lewat aktivitas membalap secara virtual di kala F1 dibuat dorman oleh krisis kesehatan global.

Menurut analisa Nielsen Sports, jumlah pengikut media sosial Norris telah meningkat pesat dibandingkan para pebalap F1 lainnya dalam beberapa pekan terakhir.

Bahkan pebalap Renault Daniel Ricciardo menyebut Norris sebagai kutu bukunya teknologi.

"Bukan bermaksud kasar, tapi dia di mana-mana," ujar Ricciardo dikutip Suara.com dari Reuters, Sabtu (11/4/2020).

Pebalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo, merayakan keberhasilannya meraih podium utama di F1 GP Cina dengan meminum sampanye yang sebelumnya dituang ke sepatu yang dikenakannya pada, Minggu (15/4/2018). [AFP/Johannes Eisele]
Pebalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo, merayakan keberhasilannya meraih podium utama di F1 GP Cina dengan meminum sampanye yang sebelumnya dituang ke sepatu yang dikenakannya pada, Minggu (15/4/2018). [AFP/Johannes Eisele]

Lando Norris kini memiliki 1,3 juta pengikut di akun Instagramnya, kendati masih kalah dibanding Lewis Hamilton yang memiliki 1,5 juta atau Ricciardo yang diikuti 3 juta follower.

Rekan satu timnya, Carlos Sainz, yang telah membalap selama lima tahun di F1, memiliki 1,2 juta follower. Sedangkan Valtteri Bottas dari tim Mercedes memiliki 1,4 juta pengikut.

Nielsen menyebut Lando Norris mendapat 53.559 pengikut baru di Instragram dalam hanya 14 hari.

Kemudian ketika Norris menggunduli rambutnya untuk penggalangan dana di tengah pandemi, lebih dari 36.000 orang menonton videonya yang disiarkan lewat Twitch.

"Lando sepertinya diterima di dunia Esport dan saya kira kebangkitan McLaren juga punya andil di sana," kata Nigel Geach dari Nielsen Sport yang mengacu kepada hasil finis peringkat empat tim itu di klasemen tahun lalu.

Lando Norris juga mewakili generasi yang tumbuh dengan balapan virtual dan ia memiliki simulator canggih di rumahnya.

Di saat dunia Esports mulai mengisi kekosongan jadwal tontonan balapan sesungguhnya, Lando Norris rajin berkompetisi di sejumlah platform seperti iRacing, Veloce Esports dan bahkan grand prix virtual yang diselenggarakan oleh Formula 1.

Akun Twitch Norris menarik perhatian lebih dari 77.000 penonton pada puncaknya ketika balapan virtual F1 pekan lalu, walaupun dirinya mengalami kendala teknis dan gagal start.

Kepribadiannya yang agak usil juga menjadi tontonan tersendiri ketika Lando Norris menelepon sesama rekan pebalapnya di tengah grand prix virtual Bahrain akhir bulan lalu.

"Saya ingin menelepon orang yang paling berpengalaman tahun lalu start dari posisi paling belakang," kata Norris mengacu ke George Russell dari tim Williams.

Lando Norris akan kembali menghibur penggemarnya dalam seri ketiga balapan virtual F1 pada 19 April.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS