Mayweather Akan Hadiri Pemakaman George Floyd, Korban Kekerasan Polisi

Rizki Nurmansyah
Mayweather Akan Hadiri Pemakaman George Floyd, Korban Kekerasan Polisi
Legenda tinju dunia Floyd Mayweather Jr. [AFP/Toshifumi Kitamura]

Kematian George Floyd segera memicu gelombang kemarahan di seantero AS.

Suara.com - Legenda tinju dunia Floyd Mayweather Jr. dilaporkan akan menghadiri upacara pemakaman George Floyd.

George Floyd meninggal dunia pekan lalu setelah seorang anggota kepolisian Minneapolis melakukan kekerasan terhadapnya.

Kematian George Floyd segera memicu gelombang kemarahan di seantero AS.

Demonstrasi diikuti aksi pembakaran, penjarahan dan vandalisme di Minneapolis, Amerika Serikat, pada Kamis (28/5/2020), di malam ketiga aksi protes publik pada dugaan pembunuhan George Floyd, pria kulit hitam berusia 46 tahun, oleh polisi. [AFP]
Demonstrasi diikuti aksi pembakaran, penjarahan dan vandalisme di Minneapolis, Amerika Serikat, pada Kamis (28/5/2020), di malam ketiga aksi protes publik pada dugaan pembunuhan George Floyd, pria kulit hitam berusia 46 tahun, oleh polisi. [AFP]

Kabar bakal hadirnya Floyd Mayweather di acara pemakaman George Floyd disampakan Direktur Eksekutif Mayweather Promotions Leonard Ellerbe.

Dikutip dari ESPN, Selasa (2/6/2020), Ellerbe mengonfirmasi bahwa keluarga Floyd telah menerima tawaran Mayweather untuk menghadiri upacara pemakamannya.

"Dia mungkin akan marah kepada saya karena mengatakan hal ini, tapi ya, (Mayweather) akan menghadiri upacara pemakaman," kata Ellerbe.

Pengacara keluarga George Floyd pada, Senin (1/6/2020) lalu, mengatakan upacara pemakaman akan diselenggarakan pada 9 Juni di Houston.

Sebelum itu, keluarga akan melakukan upacara peringatan (memorial service) pada Sabtu di North Carolina, kota kelahiran George Floyd.

Hasil otopsi resmi yang dirilis pada Senin menyatakan George Floyd meninggal dunia karena lehernya tercekik.

George Floyd (Instagram/elseakoenreich)
George Floyd (Instagram/elseakoenreich)

Petugas polisi yang melakukan kekerasan tersebut, Derek Chauvin, didakwa melakukan pembunuhan tingkat tiga dan melakukan kelalaian yang berakibat pada wafatnya George Floyd.

Selain memicu gelombang demonstrasi, kematian George Floyd juga mengakibatkan kerusuhan di Minneapolis.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS