Banyak Crash Horor, Sirkuit Red Bull Ring Banjir Kritikan dari Pembalap

Angga Roni Priambodo, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 17 Agustus 2020 | 21:59 WIB
Banyak Crash Horor, Sirkuit Red Bull Ring Banjir Kritikan dari Pembalap
Ilustrasi Sirkuit Red Bull Ring, Austria [Shutterstock]

Suara.com - Perhelatan MotoGP Austria 2020 yang diselenggarakan di sirkuit Red Bull Ring menyisakan beberapa momen yang cukup horor buat para pembalap.

Beberapa insiden crash di sirkuit ini pun lumayan banyak. Yang menjadi sorotan yakni 2 crash yang cukup membuat pembalap trauma.

Yang pertama, ketika balap kelas Moto2. Hafizh Syahrin terlempar sangat jauh setelah menabrak motor Enea Bastianini yang tergeletak di tengah trek.

Lalu kedua adalah insiden antara Johann Zarco, yang melakukan manuver berbahaya sehingga ditabrak Franco Morbidelli menjelang tikungan 3 lap ke-9.

Kecelakaan hebat melibatkan Franco Morbidelli dan Johann Zarco (Twitter/MotoGP)
Kecelakaan hebat melibatkan Franco Morbidelli dan Johann Zarco (Twitter/MotoGP)

Insiden ini nyaris membuat valentino Rossi dan Maveric Vinales celaka. Namun takdir berkata lain kala itu. Keduanya selamat dan tak cedera sedikitpun.

Banyaknya crash ini menyebabkan beberapa pembalap mengkritik sirkuit Red Bull Ring. Salah satunya datang dari mantan pembalap MotoGP, Casey Stoner.

Stoner menilai Red Bull Ring berkarakter mobil sentris, artinya jauh lebih cocok untuk balap mobil dibanding motor.

Run-off area aspal juga jadi bahan kritikan buat Red Bull Ring.

"Kau tak bisa mendapat sirkuit dengan gambar bagus dibanding ini, ini sangat spesial. Sirkuitnya punya part-part yang bagus, tapi menurutku agak aneh buat motor karena beberapa tikungan tidak mengalir dengan baik bersama, itu membuatnya sulit," kata Stoner kala itu, dilansir dari The-Race.com.

baca juga

Usai balapan, Rossi yang hampir jadi korban juga mengkritik Red Bull Ring.

Rider Monster Energy Yamaha Valentino Rossi saat MotoGP Austria di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.JOE KLAMAR / AFP
Rider Monster Energy Yamaha Valentino Rossi saat MotoGP Austria di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.JOE KLAMAR / AFP

"Kupikir Red Bull Ring berbahaya di beberapa titik, terutama ketika kau harus mengerem dari 300 km/jam ke 50 km/jam," ungkap The Doctor.

"Di hairpin (T3), kau datang dengan posisi berlawanan dan itu jadi potensi lokasi berbahaya," lanjut Rossi.

Cal Crutchlow juga ikut mengungkapkan pendapatnya.

Bahkan bukan pertama kali karena Crutchlow pernah mempertanyakan soal tikungan 3 yang memang menurutnya terlalu berbahaya.

"Bayangkan jika terjadi saat hujan. Aku tak suka fitur keselamatan di tempat ini," kata Crutchlow.

Waduh, apa sebaiknya sirkuit Red Bull Ring ditiadakan saja untuk balap MotoGP di musim depan kalau begini ceritanya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Tabrakan Mengerikan di MotoGP Austria, Rossi Sampaikan Pesan Ini

Pasca Tabrakan Mengerikan di MotoGP Austria, Rossi Sampaikan Pesan Ini

Sport | Senin, 17 Agustus 2020 | 15:31 WIB

Franco Morbidelli Jadi Sorotan Warganet Usai Kecelakaan, Sandalnya Familiar

Franco Morbidelli Jadi Sorotan Warganet Usai Kecelakaan, Sandalnya Familiar

Sport | Senin, 17 Agustus 2020 | 14:03 WIB

Zarco Jelaskan Insiden Tabrakan dengan Morbidelli di MotoGP Austria

Zarco Jelaskan Insiden Tabrakan dengan Morbidelli di MotoGP Austria

Sport | Senin, 17 Agustus 2020 | 11:57 WIB

Terkini

Diikuti Atlet dari 31 Negara, Jakarta Resmi Gelar Turnamen Padel Internasional FIP 2026

Diikuti Atlet dari 31 Negara, Jakarta Resmi Gelar Turnamen Padel Internasional FIP 2026

Sport | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:43 WIB

Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru

Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru

Sport | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:32 WIB

Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol

Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol

Sport | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:43 WIB

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 22:11 WIB

Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung

Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 15:26 WIB

Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman

Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 14:41 WIB

Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula

Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 00:18 WIB

Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman

Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:43 WIB

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:04 WIB

International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo

International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:10 WIB

×