Panjat Tebing Bisa Jadi Tambang Medali Indonesia di Olimpiade

Syaiful Rachman

Sabtu, 07 Agustus 2021 | 16:41 WIB
Panjat Tebing Bisa Jadi Tambang Medali Indonesia di Olimpiade
Atlet panjat tebing Indonesia Kiromal Katibin (kiri) dan rekannya Veddriq Leonardo (kanan) melakukan selebrasi setelah mencatat waktu tercepat dalam kejuaraan Piala Dunia Panjat Tebing 2021, di Salt Lake City, Utah, Ametika Serikat, Jumat (28/5/2021). [ANTARA FOTO/ Reuters-Jeffrey Swinger-USA TODAY Sports]

Yenny sendiri sudah ancang-ancang membawa atlet-atlet panjat tebing Indonesia mencapai level tertinggi di Paris dengan bersiap matang selama tiga tahun ke depan.

Seorang siswa sekolah panjat tebing merah putih menjalani sesi kelas panjat tebing di Tebing Batu Templek, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2020). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]
Seorang siswa sekolah panjat tebing merah putih menjalani sesi kelas panjat tebing di Tebing Batu Templek, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2020). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

FPTI sudah menyusun langkah strategis, termasuk membina secara intensif bakat-bakat muda panjat tebing yang diyakini bisa berbuat banyak di Paris 2024.

Salah satunya Rahmad Adi Mulyono yang baru berusia 19 tahun dan bersinar dalam IFSC Connected Speed Knockout pada 2 Agustus 2020. Juga ada Desak Made Rita Kusuma Dewi. Dan banyak lagi.

FPTI sedang menyiapkan lini dua dan lini tiga sehingga ketika Olimpiade 2024 tiba, Indonesia tak kekurangan stok atlet yang bisa mempersembahkan yang terbaik dalam kompetisi level tertinggi.

Mereka bahkan mulai dipantau sejak kejuaraan junior dari usia 13 sampai 15 tahun. Yenny berjanji melihat semua potensi itu dengan jeli.

Semoga saja begitu. Namun yang tengah diupayakan Yenny itu adalah yang juga dilakukan negara-negara yang berjaya dalam Olimpiade.

Pembinaan sejak dini dan dukungan ekstensif semua kalangan, tak semata organisasi pengelola cabang olahraga, adalah kunci sukses atlet di tingkat dunia, termasuk Olimpiade.

Contohnya perenang-perenang Australia, terutama putri. Mereka lahir dari pantauan sejak dini, lalu masuk sistem kompetisi yang ketat untuk kemudian intensif mengikuti turnamen-turnamen. Semua pihak terlibat atau dilibatkan, sampai perenang-perenang itu merajai kolam renang Olimpiade.

Kaum perempuan Australia bahkan aktif mendorong anak-anak mereka berenang guna mencapai level tertinggi sampai Olimpiade, sementara pemerintah pada berbagai tingkatan aktif memfasilitasi keluarga-keluarga Australia yang 12 persen di antaranya memiliki kolam renang itu. Seluruh anak Australia diajari renang sejak dini karena renang sudah merupakan filosofi negara benua yang juga menyadari diri sebagai negara maritim itu.

baca juga

Pun dengan Jamaika. Negeri yang jauh lebih miskin dibandingkan Indonesia ini lebih realistis lagi dengan hanya fokus mengejar medali nomor-nomor yang sangat mereka kuasai, khususnya lari jarak pendek.

Jamaika juga melakukannya sejak dini. Mereka bahkan memiliki kejuaraan tingkat SMA yang bergengsi dan sudah berdiri sejak 1910 untuk menghasilkan para raja dan ratu sprint dunia seperti Marlene Ottey, Usain Bolt, dan Elaine Thompson-Herah.

Jamaika memelihara dan memuliakan kompetisi lari tingkat SMA yang disebut Inter-Secondary Schools Boys and Girls Championships yang menjadi kawah candradimuka pelari-pelari Jamaika untuk menguasai arena-arena sprint dunia.

Swasta mesti aktif

Swasta mereka pun aktif, karena mereka tahu atlet berprestasi adalah juga menyangkut citra produk, jasa dan profil mereka. Mereka menyadari keterlibatan dalam meninggikan dunia olah raga adalah bagian dari bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat yang menjadi konsumennya dan bahkan sumber vital sistem produksi mereka.

Indonesia juga tak kekurangan swasta-swasta berpola pikir seperti itu. Salah satunya adalah Djarum yang turut aktif membesarkan bulu tangkis Indonesia hingga konstan menjadi salah satu kekuatan dominan dalam bulu tangkis global.

Peran serta swasta yang aktif juga terjadi di Korea Selatan, bahkan salah satunya menjadi faktor di balik panahan mereka merajai Olimpiade dan dunia.

Menjelang Olimpiade Seoul 1988, Presiden Chun Doo-hwan memerintahkan kalangan bisnis mensponsori federasi-federasi olahraga guna memastikan atlet mencetak prestasi tinggi.

Produsen mobil Hyundai Group kebagian tugas membesarkan panahan yang dalam tiga puluh tahun terakhir telah memompakan sedikitnya 40 juta dolar AS (Rp579 miliar) untuk panahan.

Indonesia bisa melakukan apa yang sudah dan tengah dilakukan Australia, Jamaika dan Korea Selatan itu atau negara-negara lain yang sukses besar dalam Olimpiade, termasuk untuk membesarkan panjat tebing.

Panjat tebing sendiri memiliki potensi medali Olimpiade yang nyata karena apa yang ada pada tingkat dini dalam panjat tebing Indonesia terlihat seperti mirip dengan memasyarakatnya skateboard di Brazil, lari jarak pendek di Jamaika atau renang di Australia.

Coba saja lihat hampir semua kompleks sekolah menengah atas dan kampus-kampus di seluruh Indonesia, memiliki dinding panjat tebing.

Ini bekal besar dalam membantu pengembangan panjat tebing dan mencari bakat-bakat hebat, apalagi jika dibarengi oleh hadirnya turnamen-turnamen panjat tebing pada segala tingkat.

Berbeda dengan bola voli, basket atau renang di mana postur tubuh bisa sangat menentukan dalam kompetisi-kompetisi seperti Olimpiade, panjat tebing tak terlalu memerlukan postur tinggi untuk bisa mencapai level prestasi tertinggi.

Ini salah satu keunggulan panjat tebing yang juga dimiliki skateboard.

Dua cabang olah raga baru Olimpiade ini sangat layak dikembangkan oleh Indonesia dengan jauh lebih serius lagi, sejak usia dini dan dikelola seperti kita mengelola bulu tangkis atau seperti negara-negara bertradisi emas Olimpiade semacam Australia, Jamaika dan Korea Selatan mengelola cabang-cabang andalannya.

Jika pun prestasi tertinggi belum tercapai. Paling tidak ini semua mendorong anak-anak Indonesia sehat fisik karena sehat fisik bakal mencipta jiwa yang sehat, dan jiwa yang sehat bisa melahirkan ide, pemikiran dan inovasi cemerlang yang bisa membuat Indonesia jaya.

Mens sana in corpore sano. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia

Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:02 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:37 WIB

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Purbaya ke Destry: Mempuni, Kebijakan Moneter BI Bisa Sejalan!

Purbaya ke Destry: Mempuni, Kebijakan Moneter BI Bisa Sejalan!

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:28 WIB

Diskon Medical Check-Up Prodia untuk Nasabah BRI, Catat Tanggalnya

Diskon Medical Check-Up Prodia untuk Nasabah BRI, Catat Tanggalnya

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:27 WIB

Belanja Mainan Toys Kingdom Pakai BRImo dan Dapatkan Potongan Harga 90 Persen

Belanja Mainan Toys Kingdom Pakai BRImo dan Dapatkan Potongan Harga 90 Persen

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15 WIB

Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa

Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:56 WIB

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Video | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:23 WIB

Terkini

Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026

Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:22 WIB

Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang

Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:21 WIB

Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti

Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:19 WIB

Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud

Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud

Surakarta | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:18 WIB

Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Kalbar | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:17 WIB

Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo

Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:16 WIB

Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja

Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:12 WIB

Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?

Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:11 WIB

Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan

Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:11 WIB

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:10 WIB

×