alexametrics

Tinjau Pertandingan Liga 1, Menpora Amali Puas dengan Penerapan Prokes

Fabiola Febrinastri
Tinjau Pertandingan Liga 1, Menpora Amali Puas dengan Penerapan Prokes
Menpora, Zainudin Amali, di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/9/2021). (Dok: Kemenpora)

Penerapan protokol kesehatan (prokes) selama pertandingan dinilai berjalan sesuai harapan.

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali meninjau pelaksanaan pertandingan Liga 1, yang mempertemukan tim kuat Arema FC kontra Bhayangkara FC di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/9/2021). Penerapan protokol kesehatan (prokes) selama pertandingan dinilai berjalan sesuai harapan.

Menpora yang tiba sekitar pukul 15.00 WIB, langsung memasuki area stadion dengan mengecek suhu tubuh. Semua yang beraktivitas didalam stadion harus melakukan scan barcode aplikasi pedulilindungi.

Kemudian seluruhnya juga harus menjalani tes antigen dan dinyatakan negatif dari virus Covid-19. Pencuci tangan atau hand sanitizer juga disediakan pihak penyelenggara disetiap areanya.

Setelah meninjau penerapan protokol kesehatan, Amali menuju ke tribun VVIP. Bersama Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan jajarannya, Menpora Amali serius mengamati jalannya pertandingan. Tampak sesekali Menpora Amali berdiskusi dengan Iriawan.

Baca Juga: Tepat di Haornas ke-38, Kemenpora akan Jalankan Grand Design Olahraga Nasional

“Kedatangan saya di sini pertama, ingin melihat penerapan protokol kesehatannya, sebagaimana yang sudah kita bahas dalam rapat koordinasi yang sudah dilakukan berkali-kali,” katanya, usai menyaksikan pertandingan.

Menpora menyebut, penerapan protokol kesehatan yang ketat ini menjadi jaminan untuk keberlangsungan kompetisi sepak bola di Tanah Air. Apalagi Liga 2, nantinya akan segera digulirkan.

“Sejak bergulirnya kompetisi, saya belum sempat meninjau karena saat bersamaan kunjungan kerja ke Papua. Kemudian setelahnya, persiapan Hari Olahraga Nasional,” ujarnya.

“Apa yang saya lihat sejak saya datang, kemudian melihat pertandingan dengan penerapan protokol kesehatan, sudah sesuai dengan apa yang dipersentasekan oleh PSSI maupun PT LIB,” sambung Amali.

Ia menyatakan puas dan senang, setelah melihat protokol kesehatan benar-benar dijalankan. Menpora juga meminta wasit yang memimpin pertandingan berlaku netral dan adil.

Baca Juga: Kemenpora Pastikan Bonus Atlet Paralimpiade sama dengan Olimpiade Tokyo

“Sebagaimana yang kita saksikan, semua berjalan sesuai harapan kita. Kompetisi terhenti sudah lama dan baru dimulai lagi. Misalnya, wasit sudah lama tidak memimpin pertandingan, saya kira harus adil. Kemudian pemain, mereka sudah lama tidak merasakan atmosfer pertandingan. Saya harap, kedisiplinan ini harus tetap terjaga,” ujar Menpora.

Sementara itu, Mochamad Iriawan menyampaikan terima kasih kepada Menpora yang telah memperjuangkan kompetisi bergulir kembali. Dia melaporkan, semua kegiatan telah berjalan sesuai dengan komitmen.

“Kegiatan lancar, tertib dan aman. Ini sesuai dengan harapan pemerintah, yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kita juga harap, karena sudah tak lama memimpin pertandingan, wasit harus berlaku adil. Kita juga memberi teguran jika ada yang tidak sesuai harapan,” kata Iriawan.

Pertandingan Arema FC melawan Bhayangkara FC berakhir dengan skor 1-1. Bhayangkara FC berhasil unggul lebih dulu melalui tandukan Ezechiel Ndouasel dimenit ke-65. Arema FC kemudian berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Dendi Santoso setelah memanfaatkan bola muntah pada menit ke-72.

Bhayangkara FC harus bermain dengan sepuluh pemain setelah pemain pengganti mereka, TM Ichsan dikeluarkan dari lapangan usai mendapatkan dua kartu kuning.

Komentar