facebook

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Ngotot MotoGP Mandalika 2022 Tetap Berlangsung

Arief Apriadi
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Ngotot MotoGP Mandalika 2022 Tetap Berlangsung
Foto Arsip - Sirkuit Mandalika. ANTARA/Dhimas B.P.

MotoGP Mandalika 2022 direncanakan berulir di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 18-20 Maret mendatang.

Suara.com - Di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air, pemerintah dalam hal ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ngotot MotoGP Mandalika 2022 tetap berlangsung.

MotoGP Mandalika 2022 yang menjadi seri kedua MotoGP tahun ini, direncanakan berulir di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret mendatang.

Sebelum itu, Sirkuit Mandalika akan menjadi lokasi tes pramusim ketiga MotoGP 2022 pada 11-13 Februari 2022.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan MotoGP Mandalika 2022 harus tetap berlangsung.

Baca Juga: Marc Marquez Janji Bakal Turun Sirkuit saat Tes MotoGP di Malaysia

Namun, kata Sandiaga, penerapan koridor perjalanan antarnegara selama pandemi berupa travel bubble untuk seluruh kru, pebalap, dan ofisial yang terlibat juga harus dilakukan.

“Jadi kami sudah menyampaikan bahwa the show must go on dengan menyiapkan travel bubble yang merupakan best practice yang selama ini dilakukan terhadap kru dan pebalap pada acara serupa sebelumnya," kata Sandiaga seperti dikutip siaran pers Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo yang diterima di Jakarta, Kamis (20/1/2022) malam.

Menurut Sandiaga, tidak ada perlakuan khusus terhadap pebalap, kru, maupun ofisial yang akan berpartisipasi di gelaran balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

"Semua orang yang datang dari luar negeri akan menjalani pola travel bubble," tegasnya.

Langkah travel bubble ini juga sudah diujicobakan dalam persiapan perhelatan G20 di Bali dan di Jakarta pada Desember 2021 lalu, serta gelaran World Superbike (WSBK) 2021.

Baca Juga: Soal MotoGP Mandalika Terancam Batal Karena Karantina, Gubernur NTB : Mestinya Tidak Ada Masalah

Bahkan, persiapan penerapan protokol kesehatan (prokes) perjalanan antarnegara tersebut, akan ditingkatkan agar tidak memicu potensi kasus penyebaran COVID-19 baru yang diakibatkan oleh varian Omicron.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar