73 Classifier Dilibatkan INASPOC pada ASEAN Para Games 2022

Syaiful Rachman

Selasa, 02 Agustus 2022 | 20:13 WIB
73 Classifier Dilibatkan INASPOC pada ASEAN Para Games 2022
Pemain tim basket kursi roda Indonesia (kostum putih-putih kanan) saat menghadapi Fiiipina (kostum biru biru kiri) sebelum berandingan APG 2022 di GOR Sritex Arena Solo, Sabtu (30/7/2022). [ANTARA/Bambang Dwi Marwoto]

Suara.com - Panitia Penyelenggara ASEAN Para Games 2022 (Inaspoc) melibatkan sebanyak 73 petugas classifier atau penggolong pada perhelatan pesta olahraga penyandang disabilitas terbesar Asia Tenggara tersebut.

"Untuk atlet difabel harus dilakukan klasifikasi. Ini bukan seperti assesment melakukan pemeriksaan ke pasien (normal), tetapi pengelompokan atlet dengan keterbatasan agar mereka dapat masuk dalam kelompok yang sesuai dengan kemampuannya maupun kecacatannya," kata Ketua Bidang Klasifikasi Pertandingan Inaspoc Yanti di Solo, Selasa (2/8/2022).

Ia mengatakan usai diklasifikasikan sesuai dengan kemampuan maupun kecacatannya tersebut, baru kemudian mereka akan dipertandingkan.

"Ini dilakukan agar pertandingan dapat berjalan dengan fair, adil, dan sesuai. Tidak ada yang merasa bahwa atlet dengan kedifabelan lebih berat bertemu dengan atlet yang kedifabelannya ringan. Makanya kami harus melakukan klasifikasi," katanya.

Menurut dia, proses klasifikasi tersebut tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang, meski orang tersebut dokter maupun fisioterapis.

"Tetapi klasifikasi ini harus dilakukan oleh orang yang berkompeten di bidangnya, punya lisensi. Oleh karena itu, kami juga mengundang classifier dari luar negeri," katanya.

Ia mengatakan dari 73 classifier tersebut, 15 di antaranya merupakan chief classifier dan sisanya classifier.

"Ada 15 tipe kecacatan. Kalau untuk kecacatan yang dilakukan klasifikasi, yakni physical impairment, visual impairment, dan intelectual impairment," katanya.

Sementara itu, dikatakannya, kendala yang kadang dihadapi pada proses klasifikasi tersebut yakni kurangnya data yang dimiliki oleh atlet.

baca juga

"Misalnya intelectual impairment, atlet tersebut datang dalam kondisi tidak bawa dokumen yang lengkap. Padahal untuk klasifikasi ini butuh data asli dari pemeriksaan psikologi mulai dari usia 3 tahun sampai dia dewasa," katanya seperti dimuat Antara.

Ia mengatakan jika atlet tersebut tidak membawa kelengkapan syarat tersebut secara otomatis tidak dapat dilakukan proses klasifikasi kepada yang bersangkutan.

Mengenai proses klasifikasi kepada atlet, dikatakannya, hanya dapat dilakukan pada olahraga difabel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games

Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games

Sport | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:55 WIB

NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025

NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025

Sport | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:51 WIB

Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar

Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar

Sport | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:58 WIB

KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025

KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:30 WIB

Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!

Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!

Sport | Rabu, 28 Januari 2026 | 07:47 WIB

Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up

Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:18 WIB

Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025

Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:13 WIB

ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga

ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:08 WIB

ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi

ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi

Sport | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:17 WIB

Kontingen Indonesia Soroti Adanya Pelanggaran Regulasi di ASEAN Para Games 2025

Kontingen Indonesia Soroti Adanya Pelanggaran Regulasi di ASEAN Para Games 2025

Sport | Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:56 WIB

Terkini

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:25 WIB

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:17 WIB

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:15 WIB

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 18:06 WIB

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

×