Gelar Juara Dunia F1 2022 Terasa Lebih Indah bagi Max Verstappen

Rully Fauzi

Senin, 10 Oktober 2022 | 01:00 WIB
Gelar Juara Dunia F1 2022 Terasa Lebih Indah bagi Max Verstappen
Driver Red Bull, Max Verstappen (atas) memastikan diri jadi juara dunia F1 2022. [Toshifumi KITAMURA / AFP]

Suara.com - Max Verstappen memenangi F1 GP Jepang dengan dominan dan mendapat kejutan larut dengan berhak merebut gelar juara dunia F1 2022 setelah Charles Leclerc gagal mengamankan P2 karena penalti.

Titel kedua yang direbut Verstappen secara beruntun itu terasa lebih indah bagi sang pebalap Red Bull, yang menjalani 18 balapan terakhir dengan 12 kemenangan.

Verstappen merebut titel pertamanya setelah memenangi duel dengan Lewis Hamilton hingga lap terakhir balapan pemungkas musim di Abu Dhabi yang kontroversial.

"Saya rasa yang pertama selalu sedikit emosional. Tapi yang kedua ini mungkin lebih indah... Musim yang kami jalani dengan berbagai kemenangan ini, balapan yang hebat, kerjasama tim, juga finis 1-2 yang kami miliki," kata Verstappen dikutip dari laman resmi F1, Minggu (10/10/2022).

"Kami juga memimpin klasemen konstruktor, jadi kami benar-benar ingin fokus untuk mencoba mengamankan itu.

"Ini tahun yang spesial dan yang benar-benar bisa mengingatkan Anda, karena tahun-tahun seperti ini jarang ada."

GP Jepang harus menjalani restart menyusul kondisi lintasan yang buruk karena hujan deras yang mengakibatkan beberapa pebalap kehilangan kendali mobilnya di lap pertama, seperti Carlos Sainz, Zhou Guanyu, Alex Albon dan Sebastian Vettel.

Balapan dilanjutkan dengan kondisi lintasan basah, dan karena penundaan di awal dan durasi siaran, GP Jepang dirampungkan dalam 28 putaran.

Verstappen finis pertama dengan margin lebih dari 27 detik dari Leclerc, yang melebar di chicane terakhir saat mendapat tekanan dari pebalap Red Bull kedua Sergio Perez.

baca juga

Sang pebalap Ferrari akhirnya dijatuhi penalti lima detik karena dianggap mengambil keuntungan dengan melaju keluar lintasan dan harus menyerahkan P2 ke Perez.

Karena balapan berlangsung lebih dari 27 putaran, maka setiap pebalap yang finis sepuluh besar mendapat poin yang tidak dipangkas dan oleh karena itu Verstappen perlu memenangi lomba, dengan Leclerc finis ketiga atau lebih rendah agar ia mengunci gelar juara dunia lebih dini dengan empat balapan tersisa.

Sang pebalap Ferrari kemudian mengucapkan selamat untuk Verstappen.

"Selamat atas gelar juara dunia keduanya," kata Leclerc.

Bos tim Red Bull Christian Horner mengira Verstappen kekurangan satu poin untuk mengunci gelar, tapi ternyata sang pebalap mendapatkan 25 poin penuh di balapan tersebut karena Grand Prix berjalan lebih dari 27 putaran.

"Max semakin dewasa, mengenakan nomor satu itu tahun ini, dia melakukan ini dengan penuh kebanggaan, meraihnya dengan empat balapan tersisa," kata Horner.

Horner juga mempersembahkan kemenangan tersebut untuk Honda yang telah mendukung Red Bull meraih gelar juara dunia dalam dua tahun terakhir, kali ini di kampung halaman pabrikan Jepang itu.

"Memenangi gelar dua kali dengan mereka (Honda) sangatlah emosional, khususnya di sini (Suzuka), dengan semua mata memandang," kata Verstappen.

"Itu memberi Anda sedikit tekanan, tapi tekanan yang baik, tekanan yang positif. Saya sangat bangga meraihnya di sini."

Dengan Perez finis P2 di Jepang, maka Red Bull tercatat telah lima kali finis 1-2 pada musim ini, yang menegaskan betapa dominannya mereka.

Tim milik perusahaan minuman berenergi itu juga jauh meninggalkan Ferrari dalam perebutan gelar konstruktor musim ini.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen

Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:10 WIB

Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis

Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50 WIB

Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah

Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:05 WIB

Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot

Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 16:12 WIB

Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren

Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 14:27 WIB

Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun

Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 13:15 WIB

Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap

Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap

Your Say | Senin, 30 Maret 2026 | 16:50 WIB

Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring

Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:15 WIB

Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!

Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:05 WIB

4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam

4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam

Your Say | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×