- Perenang muda Indonesia, Jason Donovan Yusuf, raih dua emas SEA Games 2025, kini targetnya Asian Games 2026.
- Jason mengakui perlu menambah jam terbang serta strategi untuk bersaing lebih baik di level kompetisi besar.
- Tujuan jangka panjang Jason Donovan Yusuf adalah berjuang keras untuk dapat lolos dan tampil di Olimpiade 2028.
Suara.com - Perenang muda Indonesia, Jason Donovan Yusuf, mulai mengincar panggung yang lebih besar setelah mencatatkan debut impresif di SEA Games 2025 Thailand.
Dua medali emas dari nomor 100 meter dan 50 meter gaya punggung putra membuatnya semakin percaya diri menatap Asian Games 2026 Aichi–Nagoya.
“Target saya selanjutnya Asian Games 2026,” kata Jason kepada Antara di SAT Swimming Pool, Bangkok, Kamis.
Meski tampil sebagai juara di dua nomor bergengsi, Jason mengakui dirinya masih harus menambah jam terbang untuk memahami ritme dan strategi perlombaan, terutama ketika bersaing dengan para perenang berpengalaman.
“Mungkin secara jam terbang, dia lebih ngerti dengan badannya sendiri. Aku butuh belajar lebih banyak strategi seperti itu,” ujarnya.
Jason menilai dua emas yang diraihnya bukan sekadar kemenangan, tetapi juga pembuktian atas potensi yang ia bawa untuk Indonesia.
“Berarti banget buat saya. Bisa membuktikan ke masyarakat Indonesia, ke teman-teman juga, saya mampu dan saya layak berada di sini,” ujarnya.
Peraih emas berusia 18 tahun itu mengatakan bahwa sepanjang SEA Games 2025 dirinya tidak menetapkan target khusus. Fokus utamanya hanyalah memberikan performa terbaik.
“Saya lebih ke enjoy. Memang tidak menargetkan diri sendiri untuk mendapatkan medali. Melakukan yang terbaik untuk Indonesia,” tutur Jason.
Ia juga merasakan perbedaan atmosfer yang signifikan ketika tampil di ajang multievent besar dibanding kompetisi nasional. Namun tekanan itu, menurutnya, justru menjadi energi tambahan.
“Secara atmosfer beda. Rasanya beda, kita nggak tahu perenang luar lain latihannya seperti apa. Pressure lumayan berasa, tetapi syukurnya bisa ngebantu buat maju,” katanya.
Torehan emas Jason di nomor 50 meter gaya punggung putra menjadi salah satu pencapaian terbaik dalam kariernya setelah membukukan waktu 25,36 detik. Ia unggul tipis atas Zheng Wen Quah dari Singapura yang meraih perak, sementara perunggu diraih I Gede Siman Sudartawa.
Tak hanya itu, ia juga memasang target jangka panjang untuk bisa tampil di Olimpiade.
“Tujuan terbesar semua atlet tentu saja Olimpiade. Saya berjuang untuk masuk LA 2028,” ujarnya.
Pada hari yang sama, prestasi Jason dilengkapi keberhasilan Masniari Wolf di sektor putri yang meraih emas 50 meter gaya punggung dengan catatan 28,80 detik. Saovanee Boonampha dari Thailand dan Kayla Noelle Sanchez asal Filipina melengkapi podium.