Rencana Rexy Mainaky Mendapatkan Dukungan dari Legenda Malaysia

Irwan Febri | Suara.com

Rabu, 24 Desember 2025 | 13:05 WIB
Rencana Rexy Mainaky Mendapatkan Dukungan dari Legenda Malaysia
Direktur Kepelatihan BAM, Rexy Mainaky. (Dok. BAM)
  • Goh Liu Ying mendukung Rexy Mainaky mengurangi frekuensi turnamen pemain nasional demi fokus Olimpiade.
  • Liu Ying menilai strategi pengurangan turnamen serupa telah lama sukses diterapkan oleh atlet elite China.
  • Peraih perak Olimpiade itu menilai performa Chen/Toh di WTF wajar meski kalah karena faktor kelelahan.

Suara.com - Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016, Goh Liu Ying, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Direktur Kepelatihan Ganda Nasional Malaysia, Rexy Mainaky, yang akan mengurangi frekuensi keikutsertaan turnamen bagi pemain nasional mulai musim depan.

Menurut Liu Ying, langkah tersebut penting agar para pemain bisa lebih fokus pada target besar, terutama Olimpiade. Ia menilai kebijakan ini sangat relevan bagi pemain yang sudah berada di level elite dunia.

“Bagi pemain yang berada di 10 besar dunia, pemilihan turnamen yang tepat sangat penting. Bagaimanapun juga, target utama ke depan adalah Olimpiade,” ujar Liu Ying, dikutip dari New Straits Times.

Ia juga menyoroti bahwa strategi serupa telah lama diterapkan China dalam membina atlet-atlet papan atas mereka. Menurutnya, pendekatan tersebut terbukti efektif dalam perencanaan jangka panjang.

“Sebenarnya, inilah cara yang selalu diterapkan China. Dari sisi perencanaan, metode tersebut sangat bagus. Saya rasa inilah hal yang perlu kita pelajari dari mereka," lanjutnya.

Selain membahas kebijakan tersebut, Liu Ying turut memberikan penilaian terhadap performa pasangan ganda campuran Malaysia, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei, yang terhenti di semifinal BWF World Tour Finals (WTF).

Ia menilai penampilan pasangan tersebut masih berada dalam batas wajar, meski gagal melangkah ke partai puncak.

“Secara keseluruhan, performa mereka bisa dibilang normal. Tidak ada kejutan besar, tetapi juga tidak mengecewakan," tutur Liu Ying.

Menurut Liu Ying, kekalahan dari pasangan China, Jiang Zhen Bang dan Wei Ya Xin, tidak lepas dari perubahan strategi yang dilakukan lawan.

“Meski mereka pernah mengalahkan pasangan China sebelumnya, saya melihat lawan sudah melakukan perubahan strategi, sehingga kini tidak mudah untuk menang," imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa hasil tersebut harus dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kelemahan yang masih ada.

“Kekalahan tersebut harus menjadi pelajaran untuk memperbaiki kelemahan yang masih ada," ujarnya lagi.

Liu Ying juga menilai faktor kelelahan turut memengaruhi performa Chen dan Toh. Padatnya jadwal pertandingan dan perjalanan panjang disebut menjadi tantangan tersendiri.

“Tidak mungkin jika dikatakan tidak ada pengaruh kelelahan. Perjalanan jauh, bermain selama dua pekan berturut-turut, lalu langsung tampil di World Tour Finals tentu sangat melelahkan. Apalagi, lawan yang dihadapi juga tidak mudah," tuturnya menutup.

Goh Liu Ying sendiri dikenal sebagai salah satu legenda ganda campuran Malaysia setelah meraih medali perak Olimpiade Rio 2016 bersama Chan Peng Soon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Naturalisasi Pemain Malaysia dan Rasa Sungkan AFC yang Berimbas Setumpuk Hukuman

Skandal Naturalisasi Pemain Malaysia dan Rasa Sungkan AFC yang Berimbas Setumpuk Hukuman

Your Say | Rabu, 24 Desember 2025 | 11:15 WIB

Intaian Sanksi AFC dan Titik Balik Kegagalan Timnas Malaysia Melaju ke Piala Asia 2027

Intaian Sanksi AFC dan Titik Balik Kegagalan Timnas Malaysia Melaju ke Piala Asia 2027

Your Say | Selasa, 23 Desember 2025 | 16:48 WIB

Proyek Jembatan Malaysia-Indonesia via Dumai, Melaka Dikabarkan Siap Uji Kelayakan

Proyek Jembatan Malaysia-Indonesia via Dumai, Melaka Dikabarkan Siap Uji Kelayakan

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 12:19 WIB

Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Makin Pepet Malaysia Usai Kena Sanksi

Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Makin Pepet Malaysia Usai Kena Sanksi

Bola | Senin, 22 Desember 2025 | 19:55 WIB

Sukses di SEA Games 2025, Pengamat Ingatkan Segera Fokus Hadapi Asian Games dan Olimpiade

Sukses di SEA Games 2025, Pengamat Ingatkan Segera Fokus Hadapi Asian Games dan Olimpiade

Bola | Minggu, 21 Desember 2025 | 12:35 WIB

Terkini

Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:54 WIB

NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia

NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:46 WIB

Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores

Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB

Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis

Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:25 WIB

Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1

Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:22 WIB

MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat

MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:19 WIB

Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26

Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026

Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:13 WIB

DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar

DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar

Sport | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa

Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa

Sport | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB