ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:58 WIB
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
Kontingen Indonesia langsung meraih medali emas pada perebutan medali pertama dalam ajang ASEAN Para Games 2025. Emas pertama bagi Indonesia dipersembahkan atlet para balap sepeda asal DIY, Nurfendi. [Dok NPC Indonesia]
  • Nurfendi dan Mufti meraih emas pertama para balap sepeda ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima pada Rabu (21/1/2026).
  • Indonesia meraih total enam medali emas di hari pertama dari para balap sepeda dan para renang.
  • Vanza/Salsa dan Muhammad Fadli menyumbang emas tambahan, sementara renang turut menyumbang tiga emas.

Suara.com - Kontingen Indonesia langsung meraih medali emas pada perebutan medali pertama dalam ajang ASEAN Para Games 2025. Emas pertama bagi Indonesia dipersembahkan atlet para balap sepeda asal DIY, Nurfendi.

Dalam perlombaan nomor men's time trial kategori B atau blind di Suranaree University of Technology, Nakhon Ratchasima, Rabu (21/1/2026) pagi, Nurfendi yang bertandem dengan pilot Mufti Fadilah Salma mencatatkan waktu 41 menit 59.763 detik.

Nurfendi/Mufti menekuk dua jagoan tuan rumah Thailand, Surachai Yokphanitchakit/Jetsada dengan catatan waktu 42 menit 10,546 detik dan Patiphat Hemphitak/Thanakom dengan catatan waktu 42 menit 56,933 detik. Nomor ini menempuh jarak 31,2 kilometer.

Tangis haru pun langsung pecah seusai Nurfendi/Mufti menyentuh garis finish pertama. Perjuangan Nurfendi yang baru mulai ditandemkan dengan Mufti pada Agustus 2025 lalu akhirnya berbuah medali emas di kejuaraan bergengsi level Asia Tenggara.

"Saya sangat senang dengan hasil yang bagi saya luar biasa ini karena bisa melebihi target. Di balapan tadi, persaingannya sangat ketat karena di bulan Desember lalu kita sempat bertemu dengan Thailand dan hasilnya kalah. Makanya kemenangan ini terasa sangat luar biasa dan tidak terprediksi," ucap Nurfendi saat ditemui sesuai perlombaan.

"Medali emas ini saya persembahkan untuk bangsa dan negara. Saya juga mengucapkan terima kasih buat pilot saya, Aa Mufti, para pelatih yang sudah sabar untuk melatih saya dan untuk keluarga," lanjut Nurfendi.

Medali Emas Berdatangan

Indonesia tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan medali emas keduanya. Pada perlombaan kedua yang langsung berstatus perebutan medali, atlet para balap sepeda asal Jawa Tengah, Vanza Mifthahul Jannah juga berhasil mendapatkan medali emas.

Bertandem dengan Salsa Billah Nikmatus Zahra pada nomor women's time trial kategori B, pasangan ini mencatatkan waktu tercepat 34 menit 55,616 detik. Vanza/Salsa mengungguli atlet asal Malaysia, Nur Azlia Syafinaz dan atlet asal Thailand, Watcharobon Boonmalert dalam perlombaan berjarak 23,4 kilometer ini.

Keberhasilan Vanza kemudian disusul Muhammad Fadli Imammuddin yang tampil di nomor men's individual time trial (ITT) kategori C3-C5. Mantan pembalap dunia Moto2 edisi 2013 ini menyelesaikan jarak 31,2 kilometer dengan catatan waktu 41 menit 44,062 detik.

Keberhasilan atlet para balap sepeda di nomor ITT C3-C5 dilengkapi dengan kesuksesan Sufyan Saori yang meraih medali perak dengan catatan waktu 44 menit 48,682 detik. Sementara medali perunggu menjadi milik wakil Filipina, Michael Bayani dengan catatan waktu 46 menit 0,971 detik.

"Kita sangat bersyukur, Alhamdulillah, karena kita di hari pertama dan di pagi hari ini bisa mempersembahkan enggak cuma satu, tapi tiga medali emas. Itu bagi kami sangat-sangat bangga pada para atlet kita. Kita juga masih berharap, semoga di event hari ini tetap berjalan dengan baik dan bisa mendapatkan medali lebih banyak lagi," kata pelatih para balap sepeda, Rizan Setyo Nugroho.

Rizan menjelaskan, perjuangan tim Indonesia mengamankan tiga medali emas tidak mudah, terutama emas pertama yang diraih Nurfendi. Wakil-wakil Thailand berupaya keras agar membuka perlombaan hari ini dengan medali emas.

Nurfendi dan Vanza yang awalnya hanya ditarget meraih medali perak, pada akhirnya bisa membuat kejutan dengan menggondol medali emas.

"Untuk persaingannya sangat ketat. Di kelas putra tadi, kita selisih hanya sepuluh detik dengan Thailand. Jadi kita sangat berhati-hati sekali tadi untuk manage waktunya, karena lap time di sini tidak keluar. Jadi kita benar-benar harus mengunci time per lap agar tidak ada kecurangan di event ini. Alhamdulillah waktunya sesuai dengan apa yang kita catatkan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Disambut Meriah di Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2025, Ini Respon Erick Thohir

Indonesia Disambut Meriah di Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2025, Ini Respon Erick Thohir

Sport | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:54 WIB

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 95 Revisi 2023: Soal Hikayat Si Miskin

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 95 Revisi 2023: Soal Hikayat Si Miskin

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:36 WIB

Mengupas Kekuatan Kepulauan Solomon: Pesaing Berat Selandia Baru yang Jadi Lawan Timnas Indonesia

Mengupas Kekuatan Kepulauan Solomon: Pesaing Berat Selandia Baru yang Jadi Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi

Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 19:05 WIB

Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi

Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 15:08 WIB

Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda

Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 14:35 WIB

Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026

Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 09:15 WIB

PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026

PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 09:03 WIB

Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release

Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 08:58 WIB

Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta

Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta

Sport | Senin, 20 April 2026 | 21:23 WIB

Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair

Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair

Sport | Senin, 20 April 2026 | 13:25 WIB

Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi

Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi

Sport | Senin, 20 April 2026 | 13:21 WIB

AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang

AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang

Sport | Minggu, 19 April 2026 | 21:12 WIB