- PBVSI menetapkan format baru three winning set untuk laga final dan perebutan posisi ketiga Proliga 2026.
- Rangkaian pertandingan puncak akan berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada tanggal 21 hingga 26 April mendatang.
- Juara ditentukan melalui tiga kali pertemuan, namun laga akan berakhir lebih awal jika satu tim unggul dua kemenangan.
Suara.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi memperkenalkan format baru untuk babak final Proliga dengan menggunakan sistem three winning set.
Berbeda dari musim sebelumnya, format ini akan diterapkan khusus pada babak final yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.
“Sekarang pertandingan final tahun ini akan menggunakan sistem three winning set yakni kedua tim bertanding tiga kali," ujar Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan dalam keterangan resmi.
Reginald menjelaskan, apabila salah satu tim sudah meraih dua kemenangan, maka rangkaian final tidak perlu dilanjutkan hingga hari ketiga.
"Tetapi jika hingga laga kedua berakhir 1-1 maka laga dilanjutkan hingga hari ketiga," tambah Regi.
Sistem yang sama juga akan digunakan dalam pertandingan perebutan posisi ketiga.
Pada Proliga 2026 sektor putra, partai final kembali menghadirkan duel klasik antara Jakarta LavAni melawan Jakarta Bhayangkara Presisi.
Sementara di sektor putri, juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro akan berhadapan dengan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Rangkaian laga final dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 26 April di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Adapun pertandingan perebutan tempat ketiga akan digelar lebih dulu pada 21 sampai 23 April.
(Antara)