- NOC Indonesia memberikan penghargaan kepada 10 pelaku olahraga berprestasi dalam rapat anggota di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
- Penerima penghargaan meliputi berbagai kategori, seperti Timnas Futsal Indonesia, atlet bela diri Safira Meilani, serta federasi angkat besi terbaik.
- Menpora Erick Thohir mengapresiasi langkah NOC dalam memberikan pengakuan atas dedikasi para atlet dan tokoh demi kemajuan prestasi olahraga.
Suara.com - NOC Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memberikan penghargaan kepada 10 pelaku olahraga saat acara rapat anggota di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Salah satu yang menerima adalah Timnas Futsal Indonesia.
Adapun 10 pelaku olahraga ini dianggap layak memenangi penghargaan di kategori masing-masing. Seperti atlet terbaik sampai dengan federasi terbaik.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir angkat topi kepada NOC atas penghargaan yang diberikannya. Menurutnya, ini sangat berguna terutama untuk para atlet.
"Saya apresiasi KOI memberi penghargaan kepada tokoh-tokoh olahraga dan para atlet. Karena memang mereka adalah ujung tombak ketika bendera merah-putih bisa dikibarkan di dunia, terutama para atlet," kata Erick Thohir di sela acara.
"Kami banyak melihat tokoh seperti misalnya tadi pak Bob Hasan yang sangat berjibaku untuk atletik. Ada juga tokoh tadi IGK Manila, almarhum juga, yang dulu salah satu figurnya terkenal di sepak bola baik Persija amupun SEA Games waktu itu.
Dan banyak figur2 lain yang tadi dipaparkan oleh pak okto yang sudah mendahului juga, saya apresiasi koi memberikan penghargaan kepada figur ini," jelasnya.
Adapun untuk atlet terbaik bela diri diberikan kepada Safira Dwi Meilani dari cabang olahraga (cabor) pencak silat. Ia merupakan peraih medali emas SEA Games 2023 dan 2025.
Kemudian atlet terbaik olahraga permainan diberikan untuk Janice Tjen cabor tenis. Ia sukses memenangi emas SEA Games 2025 dari dua nomor berbeda.
Kemudian Diananda Choirunisa (panahan), Martina Ayu Pratiwi (triathlon), Muhammad Dhaarma Raj (hockey), Basral Graito (Skateboard), Rizki Juniansyah (angkat besi), Timnas Futsal Indonesia (futsal), Angkat besi (federasi).
"Karena tanpa mereka, tadi saya sampaikan, prestasi olahraga tidak mgkn berkembang kalau tidaka da keberpihakanan," jelasnya.
"Tidak hanya pemerintah mengeluarkan dana, swasta membantu, dan juga tadi masyarakat juga memberikan sumbangsih-nya," pungkasnya.