- Institut Perbanas Jakarta dan Universitas Surabaya resmi menjadi juara perdana Campus League Basketball Season 1 pada 13 Juni 2026.
- Final The Nationals di UPH Tangerang dimenangkan Perbanas atas UKSW Salatiga dan Ubaya mengalahkan SCU Semarang dalam laga sengit.
- Kemenangan tersebut mengantarkan tim putra Institut Perbanas Jakarta mewakili perguruan tinggi Indonesia di ajang AUBL 2027 mendatang.
Suara.com - Tim Putra Institut Perbanas Jakarta dan Tim Putri Universitas Surabaya (Ubaya) resmi mengukir tinta emas sebagai juara perdana dalam sejarah gelaran Campus League Basketball Season 1 2026.
Keberhasilan ini diraih setelah kedua tim memenangi laga dramatis pada babak The Nationals Final yang berlangsung di UPH Basketball Court, Tangerang, Sabtu (13/6/2026).
Institut Perbanas memastikan gelar juara putra usai menumbangkan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga melalui drama overtime, sementara Ubaya sukses meredam perlawanan Soegijapranata Catholic University (SCU).
Pencapaian luar biasa ini sekaligus memberikan tiket bagi Institut Perbanas untuk mewakili perguruan tinggi Indonesia di ajang Asia University Basketball League (AUBL) 2027.
Musim perdana ini menjadi tonggak sejarah baru karena berhasil menyatukan ratusan student-athlete dari berbagai regional, mulai dari Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, hingga Jakarta.
Drama Overtime Antar Perbanas ke AUBL 2027
Partai final sektor putra menyajikan tensi tinggi yang memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu sebelum Perbanas mengunci kemenangan tipis 47-45 atas UKSW Salatiga.
Laga berjalan sangat ketat sejak kuarter pertama. UKSW yang dijuluki The Saints sempat memberikan tekanan hebat dan membalikkan keadaan sebelum turun minum.
Namun, mentalitas juara skuad asuhan pelatih Zulfahrizal terbukti berbicara banyak saat mereka mampu memaksa lawan bermain hingga babak penentu.
Tembakan dua poin dari Muhammad Haikal Malik pada detik-detik krusial akhirnya menjadi pembeda yang membawa gelar juara ke Jakarta.
"Peringkat ketiga di regional mampu keluar sebagai juara, saya tidak bisa berkata-kata dan hanya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena kami bisa menjadi juara," ujar Pelatih Tim Putra Institut Perbanas, Zulfahrizal.
"Di saat itulah kami bisa menunjukkan 'Perbanas mentality', mentalitas juara, dan sang raksasa sudah terbangun dari tidur panjangnya," tambah Zulfahrizal dengan penuh emosional.
Muhammad Haikal Malik yang dinobatkan sebagai MVP juga merasa bangga karena timnya mampu membuktikan diri meski tanpa diperkuat pemain bintang atau pemain IBL.
"Sungguh luar biasa, meskipun kami bukan tim unggulan dan tanpa diperkuat pemain IBL, tetapi sanggup membuktikan diri keluar sebagai juara di The Nationals," tutur Muhammad Haikal Malik.
Ubaya Surabaya Cetak Sejarah di Sektor Putri