- Fardhan Rainanda Joe melaju ke semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026 di Jepang setelah mengalahkan atlet Malaysia, Kong Wei Xiang.
- Kemenangan dua gim langsung tersebut diraih Fardhan melalui perjuangan dramatis setelah sempat tertinggal pada gim kedua pertandingan.
- Hasil ini mengantarkan Fardhan menantang wakil China di babak semifinal demi ambisi meraih medali emas bagi kontingen Indonesia.
Suara.com - Tunggal putra masa depan Indonesia, Fardhan Rainanda Joe, sukses mengamankan tempat di babak semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026 setelah memenangi duel sengit melawan wakil Malaysia.
Berlaga di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, pada Jumat (3/7/2026), Fardhan menunjukkan kematangan mental saat menumbangkan unggulan kedelapan, Kong Wei Xiang.
Kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 22-20 diraih Fardhan melalui perjuangan ekstra keras, terutama saat dirinya sempat tertinggal pada gim kedua.
Hasil positif ini sekaligus menjaga asa kontingen Merah Putih untuk mempertahankan tradisi juara di sektor tunggal putra pada ajang bergengsi level Asia tersebut.
Comeback Dramatis Antar Fardhan ke Empat Besar
![Fardhan Rainanda Joe lolos ke semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026 usai menumbangkan wakil Malaysia. Kini ia membidik medali emas di Jepang. [PBSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/03/56216-fardhan-rainanda-joe.jpg)
Fardhan mengawali pertandingan dengan cukup baik setelah berhasil mengendalikan permainan sejak awal laga.
Namun, memasuki fase setelah interval gim pertama, Kong meningkatkan intensitas serangan dan terus menempel perolehan poin Fardhan hingga pertandingan berlangsung ketat.
Beruntung, Fardhan tetap mampu menjaga ketenangannya pada poin-poin krusial sebelum menutup gim pertama dengan kemenangan 21-19.
Tensi pertandingan semakin meningkat pada gim kedua ketika wakil Malaysia itu mengubah ritme permainan menjadi lebih cepat.
Fardhan bahkan sempat tertinggal cukup jauh dengan skor 13-18.
“Di game kedua sempat tertinggal jauh 13-18, pelatih berpesan untuk terus fokus satu demi satu poin dulu,” ungkap Fardhan Rainanda Joe.
Instruksi dari tim pelatih terbukti menjadi titik balik permainan Fardhan.
Ia diminta lebih agresif menjemput bola di depan net agar lawan tidak leluasa mengendalikan tempo pertandingan.
“Di game kedua tempo lawan cukup cepat dan saya tertinggal terus bola-bolanya, pelatih bilang bolanya harus dijemput terus dan beruntung saya bisa kembali ambil kendali,” kata Fardhan Rainanda Joe.
Perjuangan pantang menyerah tersebut akhirnya membuahkan hasil. Fardhan berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan dramatis 22-20.