- Ajang lari CK Run 2026 yang diselenggarakan oleh PT Circleka Indonesia Utama di Sanur Bali sukses menarik 3.500 peserta dari 13 negara.
- Kompetisi lari tahunan edisi ketujuh ini melombakan dua kategori, yaitu kategori 5K dan kategori 10K.
- Penyelenggaraan acara pada puncak pariwisata tersebut memberikan dampak ekonomi positif bagi sektor akomodasi, restoran, serta transportasi lokal Bali.
Suara.com - Ajang lari tahunan CK Run 2026 sukses menarik sekitar 3.500 peserta dari 13 negara untuk menyusuri rute pesisir Sanur yang ikonik di Bali.
Kehadiran pelari mancanegara di kawasan Pantai Mertasari mengukuhkan CK Run sebagai salah satu magnet sport tourism bertaraf internasional di Pulau Dewata.
Antusiasme peserta dari berbagai negara juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, terlebih ajang tersebut digelar di tengah periode puncak pariwisata.
Susuri Rute Ikonik Pesisir Sanur
![CK Run 2026 di Sanur, Bali, diikuti 3.500 pelari dari 13 negara. Ajang ini memperkuat sport tourism sekaligus mendorong ekonomi lokal. [Dok. Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/03/53609-susuri-rute-eksotis-sanur.jpg)
CK Run 2026 merupakan edisi ketujuh ajang lari persembahan PT Circleka Indonesia Utama. Para pelari ditantang menyusuri jalanan pesisir Sanur dalam dua kategori, yakni 5K dan 10K.
Berdasarkan data registrasi penyelenggara, peserta berasal dari Australia, Prancis, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Italia, Brasil, Filipina, Rusia, Swedia, Maroko, Afrika Selatan, dan Indonesia.
Kategori 5K menjadi yang paling diminati dengan jumlah peserta mencapai lebih dari setengah total pelari.
Hal tersebut menunjukkan bahwa CK Run terbuka bagi berbagai kalangan, tidak hanya atlet kompetitif, tetapi juga pelari rekreasi dengan kemampuan yang beragam.
Sementara itu, kategori 10K lebih banyak diikuti pelari terlatih yang memiliki ambisi mencatatkan waktu terbaik.
Sejumlah pelari juga memanfaatkan iklim dan kontur Bali sebagai lokasi latihan sebelum menghadapi ajang lari yang lebih besar di tingkat dunia.
Dorong Ekonomi Bali Lewat Sport Tourism
Pemilihan waktu penyelenggaraan yang bertepatan dengan periode puncak pariwisata dinilai berpotensi memperpanjang masa tinggal wisatawan di Sanur dan sekitarnya.
Kedatangan ribuan pelari bersama keluarga turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Sektor akomodasi, restoran, hingga jasa transportasi lokal berpotensi merasakan manfaat dari perputaran ekonomi selama ajang berlangsung.
CEO Circle K Indonesia, Mark Soetantyo, mengatakan CK Run memiliki visi lebih luas dari sekadar mengampanyekan gaya hidup sehat.
"CK Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga."