- Roger Federer menerima cincin International Tennis Hall of Fame dari Kim Clijsters di Arthur Ashe Stadium, New York, pada Selasa WIB.
- Penghargaan prestisius tersebut diberikan menyusul pengukuhan resminya ke dalam Hall of Fame di Newport pada tanggal 28 Agustus sebelumnya.
- Kehadiran sang legenda tenis di US Open 2026 turut dimeriahkan dengan partisipasinya dalam sejumlah pertandingan ekshibisi bersama para mantan petenis top dunia.
Suara.com - Legenda tenis Swiss, Roger Federer, mendapat momen spesial di tengah gelaran US Open 2026. Ia menerima cincin International Tennis Hall of Fame di Arthur Ashe Stadium, New York, Selasa WIB, hanya dua hari setelah resmi diabadikan dalam Hall of Fame di Newport.
Cincin tersebut diserahkan oleh Kim Clijsters, Wakil Presiden International Tennis Hall of Fame yang juga telah menjadi anggota Hall of Fame sejak 2017.
Seremoni berlangsung di hadapan para penonton Arthur Ashe Stadium yang sedang menyaksikan rangkaian pertandingan US Open.
"Betapa menyenangkannya bisa kembali ke New York," kata Federer dikutip dari ATP.
Usai menerima cincin, Federer langsung mengenakannya di jarinya. Ia kemudian mengangkat tangan untuk menunjukkan cincin tersebut kepada penonton sebelum mengepalkan tangan yang dibalas sorakan meriah dari tribun.
Federer sebelumnya resmi masuk International Tennis Hall of Fame pada Sabtu (28/8). Ia diabadikan bersama mantan petenis Amerika Serikat yang kini berprofesi sebagai penyiar, Mary Carillo.
Penghargaan tersebut menjadi tambahan bagi deretan prestasi Federer selama berkarier sebagai petenis profesional. Ia mengoleksi 103 gelar level tur dan 20 trofi Grand Slam.
Federer juga pernah menduduki posisi teratas peringkat ATP selama 310 pekan.
"Saya mendapat kesempatan untuk melihat kembali semua orang luar biasa yang telah membantu saya sepanjang perjalanan, permainan yang sangat saya cintai, dan apa yang telah diberikannya kepada saya," ujar Federer.
Kunjungan Federer ke US Open 2026 juga diwarnai penampilan dalam laga ekshibisi. Ia tampil bersama sejumlah mantan petenis yang pernah menduduki peringkat satu dunia.
Federer sempat memainkan satu set melawan Andy Roddick. Setelah itu, ia berpasangan dengan John McEnroe untuk menghadapi duet Roddick dan Andre Agassi.
Kehadiran Federer di US Open tahun ini terasa semakin spesial karena menjadi kunjungan pertamanya ke turnamen Grand Slam lapangan keras tersebut setelah terakhir kali tampil sebagai pemain pada 2019.
(Antara)