Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Arief Apriadi

Jum'at, 11 September 2026 | 19:45 WIB
Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas
Pelatih PB Djarum, Aryono Miranat memantau para pebulutangkis muda di Audisi Umum PB Djarum 2026. [Dok. PB Djarum]
baca 10 detik
  • Sebanyak 576 pebulu tangkis muda mengikuti Tahap Turnamen Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Djarum Jati pada Jumat (11/9).
  • Tim Pencari Bakat menilai kemampuan taktik, teknik, serta sikap di lapangan seperti etika bertanding dan kemandirian peserta selama seleksi.
  • Peserta sektor putra wajib menembus semifinal dan sektor putri mencapai final hingga Sabtu (12/9) untuk merebut Super Tiket karantina.

Suara.com - Arena GOR Djarum Jati kembali diramaikan persaingan 576 pebulu tangkis muda yang berjuang merebut Super Tiket pada Tahap Turnamen Audisi Umum PB Djarum 2026.

Peningkatan kualitas teknis sektor putra tahun ini membuat jajaran pelatih menerapkan standar penilaian yang tidak hanya berfokus pada kemampuan bermain.

Sikap di lapangan, seperti membanting raket hingga mengejek lawan, juga menjadi bagian dari penilaian dan dapat memengaruhi peluang peserta untuk lolos.

Syarat Penting dari Coach Naga Air

Sebanyak 576 atlet putra bersaing di Audisi Umum PB Djarum 2026. Coach Aryono Miranat menilai kualitas meningkat dan attitude menjadi faktor penting. [Dok. PB Djarum]
Sebanyak 576 atlet putra bersaing di Audisi Umum PB Djarum 2026. Coach Aryono Miranat menilai kualitas meningkat dan attitude menjadi faktor penting. [Dok. PB Djarum]

Legenda bulu tangkis sekaligus anggota Tim Pencari Bakat, Aryono Miranat, mengaku takjub melihat kualitas peserta sektor putra dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelatih yang akrab disapa Coach Naga Air itu menegaskan bahwa attitude atau sikap menjadi komponen penilaian yang sama pentingnya dengan kemampuan individu.

"Dari segi kualitas ada beberapa yang bagus, selain dari Pulau Jawa, saya juga melihat ada yang dari Kalimantan itu juga bagus," ujar Aryono membedah potensi peserta.

Ia juga mengamati kecerdasan taktik peserta dalam merespons arah jatuhnya bola di tengah tekanan pertandingan.

"Bagaimana cara dia merespon permainan, misal posisi jatuhnya bola di tengah atau di samping, pengembalian bolanya apakah tetap taktis atau seenaknya," tegasnya.

baca juga

Etika di Lapangan Jadi Penilaian

Kematangan emosional menjadi salah satu aspek yang diperhatikan PB Djarum dalam mencari bibit atlet.

"Selain itu, attitude juga penting seperti bagaimana menyikapi hasil misalnya banting raket atau meledek lawan, dan lainnya," papar Aryono menyoroti etika bertanding.

"Semoga kami bisa memantau bibit dan talenta terbaik,” pungkas pelatih spesialis ganda putra tersebut dengan penuh harap.

Mental dan kedisiplinan tersebut juga mulai diterapkan talenta muda asal Balikpapan, Keanu Al Fathir Rahadi.

Pemain kategori KU-12 itu mengalahkan Nidan Mauludi Fathan asal Kuningan dengan skor 21-10 dan 21-13 pada hari pertama Tahap Turnamen, Jumat (11/9).

Rela Cuci Baju Sendiri Demi Cita-Cita

Keanu mengaku menjalani persiapan intensif menjelang Audisi Umum PB Djarum 2026.

“Untuk persiapan audisi ini, saya latihan seminggu 11 kali," kisah Keanu membagikan rahasia di balik kemenangan impresifnya.

"Saya ingin bergabung dengan PB Djarum karena banyak atletnya yang menjadi juara dunia," tambahnya dengan mata berbinar.

Ia juga mengaku sudah dilatih untuk hidup mandiri jauh dari orang tua, termasuk mencuci pakaian sendiri saat berada di asrama.

"Sama pelatih saya bukan cuma dilatih soal teknik tapi saya juga soal kemandirian, seperti di asrama saya cuci baju sendiri," tuturnya.

"Pokoknya hidup disiplin dan menjaga pola makan, saya juga tidak terlalu banyak bermain handphone supaya bisa tetap fokus," urainya menjelaskan gaya hidup sehatnya.

Empat Kali Gagal Tak Bikin Gentar

"Paling pegang handphone kalau telepon orang tua saja, saya siap menghadapi pertandingan selanjutnya hingga sampai final,” ucap Keanu yang pernah gagal di audisi 2024 ini.

Sikap pantang menyerah juga ditunjukkan Farnas Rozan Iraqee, peserta KU-12 yang menempuh perjalanan dari Sampang, Madura.

Kegagalannya dalam empat kali percobaan Audisi Umum sejak 2023 tidak menyurutkan langkahnya untuk kembali mengikuti seleksi di Kudus.

Farnas tampil dominan saat mengalahkan wakil Jepara, Dimas Purnama Putra, dengan skor 21-9 dan 21-6.

“Aku mau masuk PB Djarum supaya bisa berprestasi dan membanggakan orang tua," kata pengagum gaya main Zaki Ubaidillah tersebut.

Target Farnas Tembus PB Djarum

"Sebagai persiapan audisi, aku fokus latihan selama seminggu," jelas Farnas membicarakan porsi latihannya.

"Setelah latihan rasanya kayak ada aura juaranya dan tambah semangat," ungkapnya memancarkan rasa percaya diri yang tinggi.

"Orang tua saya bilang harus semangat dan memaksimalkan kesempatan audisi terakhir ini untuk masuk karantina PB Djarum," kenangnya.

"Meski persaingannya ketat, tahun ini harus berani, harus bisa menang,” tegas Farnas mengunci targetnya di lapangan hijau.

Di sisi lain, sikap menerima hasil pertandingan ditunjukkan Kiandra Agustian Kardiana yang harus mengakhiri perjuangannya di Tahap Turnamen tahun ini.

Ujian Sesungguhnya di Fase Karantina

“Baru kali ini aku ikut audisi, rasanya seru sekali karena lawannya pun kuat-kuat," kata pebulu tangkis muda asal Kuningan, Jawa Barat itu.

"Kalah menang tidak masalah, aku sudah maksimal saat pertandingan tadi," ucapnya menerima hasil dengan lapang dada.

"Buat aku, PB Djarum itu spesial karena banyak pemain dunia di sini," tambahnya memuji fasilitas klub raksasa tersebut.

"Itu yang memotivasiku untuk latihan keras selama 6 hari seminggu untuk persiapan audisi," tegas Kiandra.

"Tahun depan kalau kategori umurnya masih masuk, aku mau mencoba lagi ikut Audisi Umum PB Djarum,” janjinya untuk kembali berjuang keras.

Seleksi Menuju Atlet Binaan

Koordinator Atlet Putra Tim Pencari Bakat, Leonard Holvy de Pauw, mengingatkan para peserta yang meraih kemenangan agar tetap fokus karena persaingan belum berakhir.

Tahap Turnamen yang bergulir hingga Sabtu (12/9) menjadi salah satu penentu peraih Super Tiket. Sektor putra wajib menembus semifinal, sedangkan sektor putri harus mencapai final.

Selain jalur kemenangan, Tim Pencari Bakat juga memiliki kewenangan memberikan Super Tiket Pilihan kepada pemain yang dinilai memiliki potensi tinggi meski kalah bertanding.

Super Tiket menjadi pintu menuju fase karantina selama empat pekan di asrama PB Djarum.

“Penilaian sebenarnya ada pada saat karantina, di sana kami bisa melihat kebiasaan mereka yang sebenarnya," jelas Holvy memberikan kisi-kisi tahap akhir.

"Bagaimana mereka hidup di asrama, disiplin, makan dan mengatur waktu istirahat," tambahnya merinci parameter penilaian asrama.

"Mungkin yang biasa latihan sehari sekali, nanti harus latihan sehari dua kali," ungkapnya membeberkan kerasnya porsi latihan.

"Anak yang terbiasa dimanja nanti akan terlihat di karantina," tegas Holvy memberikan peringatan keras kepada peserta.

"Jadi kami bisa menilai mana yang siap dibina untuk jangka panjang," urainya membedah sistem seleksi alam klub.

"Karena tugas kami bukan hanya meningkatkan kemampuan bermain, tetapi juga membentuk karakter dan integritas,” tutup Holvy menjelaskan filosofi pembinaan atlet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yuni Kartika Soroti Potensi Atlet Putri di Audisi Umum PB Djarum 2026

Yuni Kartika Soroti Potensi Atlet Putri di Audisi Umum PB Djarum 2026

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 09:21 WIB

Kevin Sanjaya Turun Gunung, Cari Bakat Terbaik di Tengah Ribuan Peserta Audisi Umum PB Djarum 2026

Kevin Sanjaya Turun Gunung, Cari Bakat Terbaik di Tengah Ribuan Peserta Audisi Umum PB Djarum 2026

Sport | Rabu, 09 September 2026 | 19:50 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×