Sakit Hati, Pria Berumur 22 Tahun Tega Membunuh Kakek di Lampung Selatan

Sukabumi

Kamis, 08 September 2022 | 11:51 WIB
Sakit Hati, Pria Berumur 22 Tahun Tega Membunuh Kakek di Lampung Selatan
ilustrasi pembunuhan, penikaman, pisau (Pixabay.com)

Sukabumi.suara.com – Pemuda asal Pendowo, Ketapang, Lampung Selatan, berinisial KN (22) membunuh kakek karena tak terima dirinya ditolak oleh sang cucu.

Kasus tersebut langsung dilaporkan ke polisi setempat. Kapolsek Penengah, Iptu Gobel menjelaskan, pelaku membunuh Kakek Rosat lantaran dirinya tak terima cintanya ditolak oleh cucunya yang berinisil IP (15).

Menurut Gobel, karena cintanya ditolak ia berniat untuk membunuh wanita tersebut.

"Pelaku awalnya berniat membunuh IP, pada malam harinya menggunakan senjata tajam jenis pisau. Namun cucu korban ketika itu, berhasil melarikan diri dari aksi pelaku," jelas Iptu Gobel, Kamis (8/9/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.

Saat pelaku tengah mengejar IP, lalu ditahan oleh Kakek Rosat, terjadi sebuah konflik besar.

Kemudain, pelaku langsung menusuk badan kakek Rosat menggunakan senjata tajam hingga meninggal dunia.

Pelaku berusaha kabur kea rah Lampung Timur, namun ia berhasil ditangkap oleh warga di depan klinik desa setempat.

Ketika itu, warga sedang mengantar pemakaman korban, melihat pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor.

Sekretaris Desa Sri Pendowo, Herlambang mengatakan, ada salah satu warga mengenali wajahnya dan mencurigai pelaku yang diketahui naik ojek. Tak lama kemudian, warga berbondong-bondong mengejarnya, dan akhirnya berhasil ditangkap.

“Memang sebelumnya warga sekitar sudah mencurigai gerak-gerik pelaku, karena sering masuk ke rumah korban. Namun warga tak menyangka, pelaku mempunyai hati keji ingin membunuh korban," kata Herlambang, Kamis (8/9/2022).

Barang bukti yang ditemukan di rumah korban, satu baju dan sendal yang sering pelaku gunakan sehari-hari. Diketahui ternyata pelaku dan korban ternyata saling bertetanggaan.

"Untuk bukti baju dan sendal milik pelaku kepada orang tuanya, ternyata diakui keluarga atau pun orang tua pelaku bahwa itu miliknya. Namun saat itu, pelaku sempat dicari-cari, tapi sayang pelaku sudah kabur dari rumah,” ujar Herlambang.

Kepala Desa Sri Pendowo, Candra Irawan membenarkan bahwa adanya warga diamuk massa, karena membunuh warganya.

"Iya benar, pelaku itu pindahan dari Sragi dan baru setahun di Sri Pendowo, selanjutnya kami serahkan pelaku ke kepolisian," jawab Candra Irawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Deretan Peran Kombes Agus Nurpatria dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ini Deretan Peran Kombes Agus Nurpatria dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Video | Kamis, 08 September 2022 | 07:30 WIB

Siswi SMP di Pesawaran Dihabisi karena Foto Tidak Senonoh di Ponsel

Siswi SMP di Pesawaran Dihabisi karena Foto Tidak Senonoh di Ponsel

Lampung | Rabu, 07 September 2022 | 20:45 WIB

Calon Mubaliq LDII Dibunuh Eks Jamaah Karena Kesal dan Sakit Hati Sering Dibully Setelah Keluar Organisasi

Calon Mubaliq LDII Dibunuh Eks Jamaah Karena Kesal dan Sakit Hati Sering Dibully Setelah Keluar Organisasi

Jatim | Rabu, 07 September 2022 | 20:30 WIB

Mabuk Miras saat Habisi Calon Mubalig LDII di Masjid, UA Terancam Berhadapan dengan Algojo Hukuman Mati

Mabuk Miras saat Habisi Calon Mubalig LDII di Masjid, UA Terancam Berhadapan dengan Algojo Hukuman Mati

Jabar | Rabu, 07 September 2022 | 19:54 WIB

Terkini

Bandara Pekanbaru Resmi Buka Rute ke Melaka, Terbang 3 Kali Seminggu

Bandara Pekanbaru Resmi Buka Rute ke Melaka, Terbang 3 Kali Seminggu

Riau | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:13 WIB

Herbalife Run 2026 Siap Digelar, 6.000 Pelari Dibidik untuk Meriahkan

Herbalife Run 2026 Siap Digelar, 6.000 Pelari Dibidik untuk Meriahkan

Sport | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:09 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Bukayo Saka Terancam Absen saat Inggris Hadapi Kosta Rika, Kondisinya Masih Dipantau

Bukayo Saka Terancam Absen saat Inggris Hadapi Kosta Rika, Kondisinya Masih Dipantau

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:03 WIB

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB

Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi

Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:00 WIB

Fasilitas Jadi Sorotan, Jepang Pindahkan Persiapan Piala Dunia 2026 ke Nashville

Fasilitas Jadi Sorotan, Jepang Pindahkan Persiapan Piala Dunia 2026 ke Nashville

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:59 WIB

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:50 WIB

Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez

Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB