Sukabumi.suara.com - Pada Sabtu (8/10/2022) sekitar pukul 01:10 WIB terjadi gempa gempa bumi tektonik dengan magnitudi 4,1 SR yang berpusat di laut Ujung Genteng.
Pada sebelumnya hujan deras yang terus turun, warga pesisir Ciracap, Sukabumi harus merasakan kekuatan gempa.
Hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik, berkekuatan M=4,2. Dengan Episenter terletak pada koordinat 7.4 LS dan 106.44 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 47 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 42 kilometer.
Koordinat titik gempa jika dilihat pada google maps berada di perairan Taman Pandan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Menurut BMKG jika melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya termasuk ke dalam gempa bumi dangkal karena akibat dari adanya pergeseran aktivitas di bawah laut.
Dampak dari gempa bumi yang berpusat di Ciracap pada peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, dirasakan di wilayah Cigaru dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Di Cianjur Selatan dengan Skala Intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Hartanto selaku Kepala BMKG Wilayah II Tangerang mengatakan jika sampai saat ini belum ada laporan kerusakan fasilitas umum atau pribadi.
"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Hingga pukul 02:02 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," tulis BMKG yang dirilis oleh Kepala BMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto.
Sumber: sukabumiupdate.com
Baca Juga: Prediksi Getafe vs Real Madrid; Misi Real Madrid Gusur Barcelona