Tari Leuweung Kolot Ekspresi Kearifan Lokal Sunda Dipentaskan pada Ulang Tahun Walhi yang ke 42

Sukabumi

Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:31 WIB
Tari Leuweung Kolot Ekspresi Kearifan Lokal Sunda Dipentaskan pada Ulang Tahun Walhi yang ke 42
Tari Leuweung Kolot (SMAN 1 Cigombong)

Masih dalam perhelatan Ulang Tahun Walhi yang ke 42, SMAN 1 Cigombong selain hadir sebagai peserta Akademi Ekologi. SMANCIGO sebutan untuk SMAN 1 Cigombong menampilkan Tari Kreasi yang berjudul “Tari Leuweung Kolot” ditarikan Dzaki Arrafi. Sebuah tarian yang diinspirasi dari kondisi lingkungan terutama hutan. Leuweung berasal dari bahasa Sunda yang berarti hutan, sedangkan kolot artinya tua. Penampilan Tarian tersebut sangat relevan dengan acara ulang Tahun Walhi yang juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya

Menurut Syamsinar, guru yang mendampingi. Tari Leuweung kolot (Hutan Tua) Menggambarkan tentang kepedulian dan kesadaran manusia dalam menjaga hutan sebagai paru-paru dunia agar keberlangsungan kehidupan makhluk hidup berlangsung dengan baik. 

Leuweung Kolot adalah kearifan lokal. Kearifan lokal adalah semua bentuk keyakinan, pemahaman, atau wawasan serta adat kebiasaan atau etika yang menuntun perilaku manusia dalam kehidupan di dalam komunitas ekologis (Keraf, 2002). Kearifan lokal muncul dalam tuturan dan tindakan. Salah satu bentuk tindakan adalah bentuk seni, salah satunya adalah Tari.

Foto Bersama Siswa Siswi SMA SMK Peserta Pelatihan Ekologi dengan Menteri KLH [Cisadane Resik]
Foto Bersama Siswa Siswi SMA SMK Peserta Pelatihan Ekologi dengan Menteri KLH (sumber: Cisadane Resik)

Kearifan lokal Sunda menekankan bahwa Konsep Leuweung Kolot yang mirip dengan konsep hutan lindung sebagai kawasan yang sama sekali tidak boleh dimasuki. Selain itu ada konsep Leuweung Larangan yang mirip dengan hutan penyangga yaitu hutan yang dilarang dirambah atau dibuka tetapi masih boleh dimasuki dengan seizin para ketua adat. 

Di Kanekes, Leuweung Larangan digunakan sebagai lokasi pemahaman para pu’un atau ketua adat sehingga menambah kewibawaan hutan.

SMANCIGO berdekatan dengan Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol yang berbatasan dengan Proyek MNC Land yang sedang membangun pusat rekreasi. Sudahlah tentu perubahan pada kawasan tersebut mendapatkan respon dari warganya. Hutan Bodogol semakin tergerus oleh perubahan. Termasuk adanya aktivitas wisata, kemah, offroad dan lainnya. Respon inilah yang kemudian muncul dalam bentuk garapan koreografi Tari yang pernah diikutsertakan dalam FLS2N tingkat Provinsi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tarian Riksa Cisadane Tampil di hadapan Menteri KLH pada acara Ulang Tahun Walhi ke 42

Tarian Riksa Cisadane Tampil di hadapan Menteri KLH pada acara Ulang Tahun Walhi ke 42

Sukabumi | Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:18 WIB

Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SP3C), Benteng Pelestarian Silat Tradisi  dan Inkubator Aktivis Pelestarian Alam di Kaki Gunung Pangrango

Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SP3C), Benteng Pelestarian Silat Tradisi dan Inkubator Aktivis Pelestarian Alam di Kaki Gunung Pangrango

Sukabumi | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:18 WIB

Menteri KLHK Menerima Seeng dari Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SP3C) pada Ulang Tahun Walhi ke 42

Menteri KLHK Menerima Seeng dari Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SP3C) pada Ulang Tahun Walhi ke 42

Sukabumi | Rabu, 19 Oktober 2022 | 08:54 WIB

Siswa  SMA SMK  di Kabupaten Bogor melakukan Audit Merk sampah Plastik di Sungai Cisadane

Siswa SMA SMK di Kabupaten Bogor melakukan Audit Merk sampah Plastik di Sungai Cisadane

Sukabumi | Selasa, 18 Oktober 2022 | 10:15 WIB

Terkini

Lolos dari Tekel Horor Tanpa Kartu Merah, Bukti FIFA Pilih Kasih ke Lionel Messi?

Lolos dari Tekel Horor Tanpa Kartu Merah, Bukti FIFA Pilih Kasih ke Lionel Messi?

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:33 WIB

Kritik Pedas Program MBG hingga Koperasi Desa, Mahasiswa Beri Ultimatum 7x24 Jam ke Pemerintah

Kritik Pedas Program MBG hingga Koperasi Desa, Mahasiswa Beri Ultimatum 7x24 Jam ke Pemerintah

Surakarta | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:27 WIB

Tak Semua Pasangan Langsung Gelar Resepsi, Kisah Izzky Alvaro yang Pilih Bangun Rumah Tangga Dulu

Tak Semua Pasangan Langsung Gelar Resepsi, Kisah Izzky Alvaro yang Pilih Bangun Rumah Tangga Dulu

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:27 WIB

Istana Bogor Digerebek Mahasiswa Unpak, Suarakan Mosi Tidak Percaya ke Pemerintah

Istana Bogor Digerebek Mahasiswa Unpak, Suarakan Mosi Tidak Percaya ke Pemerintah

Jabar | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:20 WIB

Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta

Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:13 WIB

Profesi Butcher Kian Dilirik, Peluang Karier di Industri Kuliner Makin Terbuka

Profesi Butcher Kian Dilirik, Peluang Karier di Industri Kuliner Makin Terbuka

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:13 WIB

MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan

MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:10 WIB

Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit

Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit

Video | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:05 WIB

BYD Kian Agresif di Jawa Tengah, Kejar Pertumbuhan Pasar Kendaraan Ramah Lingkungan

BYD Kian Agresif di Jawa Tengah, Kejar Pertumbuhan Pasar Kendaraan Ramah Lingkungan

Jawa Tengah | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:47 WIB

Bye Baju Menumpuk! Ini Solusi Laundry Cerdas dan Estetik ala Urban Lifestyle Masa Kini

Bye Baju Menumpuk! Ini Solusi Laundry Cerdas dan Estetik ala Urban Lifestyle Masa Kini

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:41 WIB