Kopi Beracun Kembali Memakan Korban, 1 Keluarga Meninggal Akibat Meminum Zat Arsenik

Sukabumi

Rabu, 30 November 2022 | 14:54 WIB
Kopi Beracun Kembali Memakan Korban, 1 Keluarga Meninggal Akibat Meminum Zat Arsenik
Tempat Kejadian Perkara meninggalnya satu keluarga di Magelang akibat meminum kopi dan teh yang telah dicampurkan arsenik atau sianida (Suara.com/ Angga Haksoro Ardi)

Sukabumi.suara.com - Tega, itulah yang menggambarkan kematian satu keluarga yang terdiri dari kedua orang tua dan satu orang anak perempuan. Ketiga orang korban diketahui meninggal usai meminum kopi dan teh yang telah dicampur dengan arsenik oleh anaknya sendiri. 

Diketahui bahwa pelaku merupakan DDS atau Dhio Daffa Syahdilla (22) merupakan anak bungsu keluarga tersebut. Pelaku tega membunuh sang kakak, Dhea Choirunnisa (25) dan kedua orang tuanya yaitu Abbas Ashar (58), ibu Heri Riyani (54) pada Senin (28/11/2022).

Diduga pelaku tega membunuh 3 orang anggota keluarganya karena merasa terbebani dengan ekonomi keluarganya yang dilimpahkan kepada dirinya. Menurut keterangan dari Kombes Iqbal Alqudusy selaku Kabid Humas Polda Jawa Tengah, pelaku mengaku membeli cairan beracun tersebut secara online.

Kepada polisi DDS mengaku telah mencampurkan cairan beracun tersebut ke dalam minuman kopi dan teh yang biasa disajikan oleh sang ibu. DDS pun kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi setelah melakukan gelar perkara. 

Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan dari satu keluarga tersebut berada di Jalan Sudiro, Gang Durian, RT10/RW1, Desa Prajenan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. DDS mencampurkan dua sendok teh arsenik atau sianida ke dalam kopi dan teh pada Senin (28/11). 

Diketahui hal tersebut merupakan percobaan kedua, setelah sebelumnya pelaku mencampurkan zat beracun tersebut ke dalam dawet pada 23 November lalu. Saat meminum dawet tersebut para korban hanya merasakan mual-mual dan muntah. 

Karena masih merasa kesal pelaku pun kembali mencampurkan zat beracun tersebut yang kemudian menyebabkan kematian pada anggota keluarganya sendiri. 

Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti menyebutkan, pada organ dalam dari ketiga korban ditemukan tanda-tanda kerusakan organ. Tanda-tanda tersebut umumnya ditemukan pada korban yang tewas akibat diracun.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Idolakan Ferdy Sambo, Wanita Penerobos Sidang Ngaku Salut: Karena Dia Bela Istrinya

Idolakan Ferdy Sambo, Wanita Penerobos Sidang Ngaku Salut: Karena Dia Bela Istrinya

News | Rabu, 30 November 2022 | 13:07 WIB

Jejak Misterius Kasus Keluarga di Kalideres: Ditemukan Tulisan Mantra-mantra di Atas Kain

Jejak Misterius Kasus Keluarga di Kalideres: Ditemukan Tulisan Mantra-mantra di Atas Kain

Jakarta | Rabu, 30 November 2022 | 13:06 WIB

Sembari Menangis dan Wajah Memerah, Ferdy Sambo Bilang ke Bharada E: 'Jadi Gini Skenarionya Chad, Ibu Dilecehkan Yosua'

Sembari Menangis dan Wajah Memerah, Ferdy Sambo Bilang ke Bharada E: 'Jadi Gini Skenarionya Chad, Ibu Dilecehkan Yosua'

News | Rabu, 30 November 2022 | 12:51 WIB

Terkini

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

×