Bukan Karena Aliran Sesat, Satu Keluarga di Kalideres Meninggal Akibat Sakit

Sukabumi | Suara.com

Minggu, 11 Desember 2022 | 11:15 WIB
Bukan Karena Aliran Sesat, Satu Keluarga di Kalideres Meninggal Akibat Sakit
Konferensi pers mengenai penyebab kematian satu keluarga di Kalideres (Kolase foto: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat & Suara.com/Yaumal)

Sukabumi.suara.com - Pada (10/11/2022) masyarakat dihebohkan dengan penemuan mayat satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Banyak spekulasi yang berkembang di masyarakat tentang penyebab kematian keluarga tersebut. 

Terdapat anggapan bahwa keluarga tersebut ikut dalam sekte atau aliran sesat. Tetapi, hal tersebut dipatahkan oleh hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik dari Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Bhayangkara

Disebutkan jika keempat keluarga tersebut meninggal dengan waktu yang tidak bersamaan dan karena sakit.

Sang ibu atau Reni Margaretha dijelaskan meninggal karena kanker payudara yang dideritanya, kemudian Rudiyanto tewas akibat penyakit pada saluran pencernaannya. 

"Dengan jelas dan yakin kami dapat nyatakan penyebab kematian Bapak Rudiyanto adalah penyakit pada saluran cerna dan Ibu Reni adalah kelainan pada payudara," jelas Ahli Forensik Rumah Sakit Bhayangkara dr. Asri M Pralebda, dikutip dari ANTARA. 

Selain itu sang kepala keluarga, yaitu Budyanto diketahui meninggal akibat serangan jantung. Sedangkan Dian, sang anak meninggal akibat gangguan pernapasan. 

Selain itu tim forensik juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam jenazah keempat orang tersebut, yang mana hal ini mematahkan dugaan adanya perampokan atau pembunuhan kepada 4 korban.

Kepala Instalasi Forensik RSCM dr. Ade Firmansyah Sugiharto, menyebutkan jika hasil autopsi dari keempatnya menunjukan penyebab dari meninggalnya satu keluarga tersebut. 

"Setelah kita lakukan pemeriksaan luar dalam, kita lakukan pemeriksaan penunjang dan akhirnya pemeriksaan histopatologi forensik, dan kami bersyukur bahwa ternyata masih ada petunjuk terkait kelainan pada organ mengarah kepada penyebab kematian," ungkapnya. 

Selain itu Polda Metro Jaya juga mengatakan dalam kasus ini tidak ada unsur pidana, berdasarkan hasil penyelidikan dan juga hasil pemeriksaan forensik tersebut. Selanjutnya pihak kepolisian akan menghentikan proses penyelidikan, yang dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

20 Tahun Mengasingkan Diri, Sekeluarga Tewas di Kalideres Tidak Mau Dimasukan Group WA Warga Komplek, Misterius Banget

20 Tahun Mengasingkan Diri, Sekeluarga Tewas di Kalideres Tidak Mau Dimasukan Group WA Warga Komplek, Misterius Banget

News | Minggu, 11 Desember 2022 | 09:14 WIB

Warga Sayangkan Sikap Keluarga Tewas Membusuk di Kalideres, Tetangga: Sakit Kenapa Gak Bilang

Warga Sayangkan Sikap Keluarga Tewas Membusuk di Kalideres, Tetangga: Sakit Kenapa Gak Bilang

News | Minggu, 11 Desember 2022 | 08:45 WIB

Apa Maksud Keluarga Kalideres Tewas Secara Wajar dalam Kondisi Tak Wajar?

Apa Maksud Keluarga Kalideres Tewas Secara Wajar dalam Kondisi Tak Wajar?

News | Sabtu, 10 Desember 2022 | 18:37 WIB

Terkini

Warga Israel: Netayanhu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal

Warga Israel: Netayanhu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:56 WIB

Bantargebang Sudah Kritis, Pramono Anung Bakal Sanksi Warga Jakarta yang Tak Pilah Sampah

Bantargebang Sudah Kritis, Pramono Anung Bakal Sanksi Warga Jakarta yang Tak Pilah Sampah

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:56 WIB

Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu

Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:55 WIB

Wajib Tahu! 5 Kunci Utama Mudik Aman dan Nyaman Sampai Kampung Halaman

Wajib Tahu! 5 Kunci Utama Mudik Aman dan Nyaman Sampai Kampung Halaman

Bogor | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:54 WIB

Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing

Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:53 WIB

Salat Id Lebih Utama di Masjid atau Lapangan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Salat Id Lebih Utama di Masjid atau Lapangan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:53 WIB

Anggaran Jebol! Ambisi Netanyahu Lawan Iran Seret Israel ke Krisis Ekonomi

Anggaran Jebol! Ambisi Netanyahu Lawan Iran Seret Israel ke Krisis Ekonomi

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47 WIB

Jelang Libur Panjang, IHSG Melonjak ke 7.106 Didorong Wall Street

Jelang Libur Panjang, IHSG Melonjak ke 7.106 Didorong Wall Street

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:45 WIB

Nostalgia Saat Reunian: Kenapa Kita Hobi Banget Jualan Kenangan Masa Lalu?

Nostalgia Saat Reunian: Kenapa Kita Hobi Banget Jualan Kenangan Masa Lalu?

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:45 WIB

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:44 WIB