20 Tahun Mengasingkan Diri, Sekeluarga Tewas di Kalideres Tidak Mau Dimasukan Group WA Warga Komplek, Misterius Banget

Minggu, 11 Desember 2022 | 09:14 WIB
20 Tahun Mengasingkan Diri, Sekeluarga Tewas di Kalideres Tidak Mau Dimasukan Group WA Warga Komplek, Misterius Banget
Garis polisi dipasang di rumah penemuan mayat satu keluarga di Perumahan Citra Satu, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022). [ANTARA]

Suara.com - Warga Perumahan Citra 1 Extension Kalideres Jakarta Barat, menganggap keluarga Rudyanto Gunawan, yang tewas membusuk seakan sengaja menutup diri untuk bersosialisasi.

Ketua Rt 007/15 Asiung mengatakan Rudyanto sekeluarga sudah 20 tahun tinggal di komplek tersebut, namun mereka selalu mengurung diri dalam rumah.

Mereka juga tidak mau dimasukan ke dalam group whatsapp warga komplek.

“Mereka nggak mau. Itu pun nggak sembarang orang tau nomor teleponnya, cuma saya tau nomor telepon anaknya (Dian) aja,” kata Asiung, Sabtu (10/12/2022).

Meski keluarga itu tidak bersedia tergabung dalam group whatsapp warga komplek, Asiung tetap menyimpan kontak Dian.

Sebagai Ketua RT, Asiung melanjutkan, perlu memiliki seluruh kontak warganya. Meski hanya perwakilan dalam satu rumah.

Rumah satu keluarga yang tewas karena kelaparan di Jalan Taman Asri 3 Blok AC, RT 7 RW 15, Citra Garden 1, Kalideres, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)
Rumah satu keluarga yang tewas karena kelaparan di Jalan Taman Asri 3 Blok AC, RT 7 RW 15, Citra Garden 1, Kalideres, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)

“Saya pegang, saya minta selalu nomor warga saya, setidaknya salah satu anggota lah,” ungkapnya.

Adapun keempat anggota keluarga yang tewas yakni Rudyanto Gunawan (71), Renny Margaretha (68), Budyanto Gunawan (68), dan Dian Febbyana (42).

Asiung mengungkapkan, jika saja Dian saat itu mau bercerita tentang kesulitan yang sedang ia alami mungkin nyawanya masih terselamatkan.

Baca Juga: Warga Sayangkan Sikap Keluarga Tewas Membusuk di Kalideres, Tetangga: Sakit Kenapa Gak Bilang

Karena berdasarkan keterangan Polda Metro Jaya, Rudyanto dan Margaretha tewas lebih dulu. Kemudian disusul Budyanto. Dian sendiri, merupakan korban tewas yang paling terakhir.

“Sangat disayangkan kenapa nggak melapor, kalau lagi kesusahan. Dalam arti kalau melapor dari awal mungkin dua orang terselamatkan,” ucapnya.

Asiung menduga, Dian begitu terpukul usai kehilangan kedua orang tuanya, terlebih ibunya.

Asiung mengenal Dian merupakan anak yang dekat sekali dengan sosok ibunya sejak kecil, terlebih ia anak tunggal.

“Kan ada cerita, Dian beranggapan mamanya masih hidup. Jadi sugestinya tidak menerima kenyataan,” tuturnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyebut 4 orang dalam satu keluarga yang tewas di Kalideres, tidak tewas bersamaan. Rudyanto merupakan orang yang tewas pertama akibat kesalahan saluran cerna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI