Suara Sumatera - Sosok Anies Baswedan sudah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Posisi ini kemudian digantikan dengan PJ Gubernur Heru Budi.
Belakangan diketahui jika bakal calon presiden Partai NasDem Anies Baswedan malah didukung oleh Heru Budi. Dalam klaim tersebut juga mencatut nama Jokowi yang menyebut jika sang Presiden ikut mengetahui Heru Budi yang mendukung Anies.
Berikut narasi yang dituliskan dalam keterangan unggahan tersebut.
"HERU BUDI RESMI DUKUNG ANIES PRESIDEN 2024 DI HADAPAN JKW PERNYATAAN HERU BUAT KAGET SEISI ISTANANA" tulis judul unggahan tersebut.
Informasi tersebut dibagikan dan diunggah oleh kanal YouTube bernama SERAMBI POLITIK pada Rabu (14/12/2022).
![Anies Baswedan [Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2022/12/12/1-screenshot-497.png)
Penjelasan
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim Heru Budi resmi mendukung Anies sebagai capres 2024 adalah salah.
Isi video itu, sang narator membacakan artikel dari News Worthy yang diunggah pada Senin (12/12/2022). Judul artikel tersebut adalah "Heru Budi Beri Dukungan ke Anies Baswedan untuk Nyapres Melalui Tagline Baru DKI Jakarta".
Hal itu dinilai sebagai sinyal dukungan terhadap Anies sebagai bakal capres Pilpres 2024.
Baca Juga: Cara Buat Surat Kehilangan di Kantor Polisi, Lengkapi Syarat-syaratnya
Artikel tersebut berisi mengenai tanggapan politisi Partai Demokrat Ardi Wirdamulia terhadap tagline baru DKI Jakarta yang dibuat oleh Heru Budi.
Judul dan isi video tak ada keterkaitannya sama sekali. Selain itu, thumbnail video juga merupakan hasil suntingan atau editan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka klaim Heru Budi resmi dukung Anies untuk Pilpres 2024 hingga buat Jokowi kaget adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk hoaks dalam kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].