Pernyataan Megawati Bahas Ibu-ibu Pengajian Jadi Polemik, Tak Sensitif Gender?

Suara Sumatera

Kamis, 23 Februari 2023 | 12:44 WIB
Pernyataan Megawati Bahas Ibu-ibu Pengajian Jadi Polemik, Tak Sensitif Gender?
Ilustrasi Megawati Soekarnoputri. ([Suara.com/Oke Atmaja])

Suara Sumatera - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali menjadi sorotan usai membahas tentang ibu-ibu pengajian.

Pidato Megawati menyinggung soal emak-emak pengajian itu diduga mengandung unsur pelabelan gender. Mantan Presiden RI itu lalu dilaporkan ke Komnas Perempuan

Wartawan senior Hersubeno Arief menyoroti laporan Koalisi Pegiat HAM Yogyakarta kepada Komnas Perempuan atas dugaan pelabelan gender oleh Megawati.

Hersubeno pun mengunggah video berjudul Megawati Dilaporkan ke Komnas Perempuan, Gegara Ibu Pengajian di kanal YouTube Hersubeno Point baru-baru ini.

"Ini menarik ya, ternyata kemudian menurut Tri bahwa itu (pidato Megawati) dianggap sebagai salah satu labeling dan semacam tidak sensitif gender," kata Hersubeno, dikutip Kamis (23/2/2023).

Diketahui, Tri atau Tri Wahyu adalah Koordinator Koalisi Pegiat HAM Yogyakarta yang melaporkan pidato Megawati ke Komas Perempuan.

Tri menduga pidato Megawati tentang ibu-ibu pengajian mengandung indikasi pelabelan gender atau bentuk praktik ketidakadilan gender bahwa ibu-ibu yang gemar pengajian itu menelantarkan anak-anak mereka.

Tri mengaku tak menemukan basis data yang menunjukkan bagaimana ibu-ibu yang aktif ke pengajian kemudian melentarkan anak-anak mereka, baik yang bersumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, maupun dinas-dinas terkait di level daerah.

Koordinastor Koalisi Pegiat HAM Yogyakarta itu menyayangkan sikap Megawati, khususnya bila mengingat jabatannya di BRIN dan BPIP. 

baca juga

Harusnya, kata dia, Megawati bisa mengedepankan sikap bijak sebelum bertidak, terlebih di ruang publik. 

Di sisi lain, Sekum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) membela pernyataan Ketua Umum PDIP tersebut.

"Dia menjelaskan maksud Megawati yang heran dengan ibu-ibu suka ikut pengajian itu bukan melarang ibu-ibu ikut pengajian. Kata Falah, Megawati hanya meminta agar para ibu bisa seimbang dalam mengaji dan mengurus anak," jelas Hersubeno.

Pada kesempatan terpisah, Gus Falah menyampaikan interpretasinya tersebut melalui keterangan tertulis. Menurutnya, Megawati bermaksud agar ibu-ibu bisa menyeimbangkan urusan dunia-akhirat mereka sehingga stunting dan sebagainya bisa dihindari.

Terlebih, Megawati juga telah meminta maaf terlebih dahulu dalam pidatonya dan meminta agar dirinya tak dirundung atas opininya mengenai ibu-ibu pengajian.

"Jadi, semua pihak seharusnya tak menggoreng berita yang tidak berdasarkan pernyataan Ibu Megawati yang sebenarnya," ujar Gus Falah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Senggol Ibu-ibu Pengajian, Megawati Dipolisikan dan Diancam Aksi Ahok Jilid II, Benarkah?

CEK FAKTA: Senggol Ibu-ibu Pengajian, Megawati Dipolisikan dan Diancam Aksi Ahok Jilid II, Benarkah?

News | Kamis, 23 Februari 2023 | 08:46 WIB

Megawati Soekarnoputri Diadukan ke Komnas Perempuan Gegara Singgung Soal Ibu-ibu Pengajian

Megawati Soekarnoputri Diadukan ke Komnas Perempuan Gegara Singgung Soal Ibu-ibu Pengajian

Jogja | Rabu, 22 Februari 2023 | 19:47 WIB

Megawati ke Kaltim, Kedatangannya Disebut Punya Makna Mendalam, Apa?

Megawati ke Kaltim, Kedatangannya Disebut Punya Makna Mendalam, Apa?

Kaltim | Rabu, 22 Februari 2023 | 18:00 WIB

Terkini

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×