Fakta Vagina Kentut Saat Hubungan Intim, Berbahaya?

Suara Sumatera Suara.Com
Rabu, 12 Juli 2023 | 12:18 WIB
Fakta Vagina Kentut Saat Hubungan Intim, Berbahaya?
Ilustrasi vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)

Suara Sumatera - Sejumlah perempuan cemas mengalami queef atau kentut vagina saat berhubungan seks. Ada yang mengaku malu kepada pasangannya.

Psikolog Klinis Dewasa, Inez Kristanti mengatakan, para perempuan tidak perlu malu saat Miss V atau vagina kentut saat berhubungan seks, karena ini hal normal dan tidak berbahaya.

Kondisi queefing ini terjadi akibat intensnya aktivitas hubungan seksual yang dilakukan. 

"Kentut lagi enak-enak, ini kemungkinan bukan ketut beneran ya, tapi namanya queefing, waktu berhubungan itu kan ada gerakan keluar masuk ya, ini bikin angin masuk, ke lubang cewek," ujar Inez dalam konten edukasi di Instagram dikutip dari Suara.com, Rabu (12/7/2023).

Dengan begitu, bisa disimpulkan queefing adalah angin yang keluar dari lubang yang sama yakni Miss V, setelah Mr P melakukan penetrasi ke dalamnya sehingga tidak keluar dari lubang anus.

"Ini nggak berbau, nggak ada gas dari saluran pencernaan kita juga, jadi nggak perlu jijik atau ilfeel ya. Cewek-cewek nggak perlu malu, kalau queef ini, normal," jelasnya.

Inez menambahkan, apabila tidak ingin terlalu sering vagina kentut saat berhubungan seks, maka disarankan untuk sering berganti posisi seks dan bermain lebih rileks dan santai.

"Misalnya mainnya santai, semakin angin juga nggak banyak masuk ke lubang," tutup Inez.

Melansir Hello Sehat, Queef atau queefing adalah keluarnya udara yang berasal dari vagina. Biasanya, ini terjadi karena ada udara yang terjebak di dalamnya.

Baca Juga: 7 Cara Capai Orgasme Sama-sama dengan Pasangan Saat Hubungan Intim, Jangan Egois!

Selain berhubungan seks, aktivitas olahraga juga bisa membuat angin di dalam Miss V ini terdorong ke luar. Menariknya kentut vagina ini tidak berbau, karena bukan disebabkan aktivitas bakteri pada saluran pencernaan.

Terjadinya queef juga biasanya dihubungkan dengan melemahnya otot-otot yang terdapat di sekitar kemaluan dan pelvis atau panggul.

Untuk mencegah queef saat berhubungan intim, maka disarankan pilih posisi seks, agar perempuan tidak perlu menekuk tubuhnya 

Bila kondisi ini disebabkan karena lemahnya otot panggul, bisa dengan mencoba senam kegel untuk mengembangkan otot-otot vagina.

Tapi kalau penyebab queefing adalah vaginal fistula, dokter mungkin akan menyarankan operasi pembedahan untuk menutup kembali lubang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI