Suara Sumatera - Nama Farel Aditya lagi-lagi viral di media sosial. Kali ini lantaran Tiktokers asal Medan itu mengaku bahwa dokter Richard Lee menagih biaya ganti rugi Rp 40 juta lantaran ia berhenti sekolah.
Diketahui, Farel Aditya diangkat menjadi adik oleh Richard Lee yang terenyuh mendengar kisah hidupnya. Lantas, Farel dimasukkan ke SMA Xaverius 1 yang merupakan sekolah dengan fasilitas terbaik di Palembang.
Selain itu, pemilik klinik Athena ini juga menargetkan Farel masuk fakultas kedokteran Universitas Indonesia nantinya. Namun belum lama bersekolah di Palembang tanpa ditemani sang nenek, Farel Aditya mendadak mengunggah video yang mengabarkan dirinya memilih berhenti sekolah dan akan kembali ke kehidupannya semula.
Dalam unggahannya itu, Farel Aditya menyampaikan bahwa dirinya sadar terlihat tak bersyukur tetapi orang lain juga tak mengetahui kondisi mentalnya.
"Farel tahu ini memang kesalahan Farel dan memang Farel pantas dibilang manusia enggak sadar diri dan enggak tahu bersyukur. Orang lain hanya tahu kekecewaan dari dirinya tapi tidak mengetahui kondisi dan mental diriku bagaimana," ujar Farel Aditya, dikutip dari Suara.com, Jumat (11/8/2023).
Lewat kolom komentarnya, Farel Aditya mengatakan bahwa dirinya pun diminta mengganti semua uang yang telah dikeluarkan dr Richard Lee untuk membantunya sekolah kembali.
Farel mengaku diancam akan dilaporkan ke pihak kepolisian bila tidak bisa mengganti uang dr Richard Lee. "Farel disuruh ganti dana yang sudah dikasih oleh dokter dan kalau enggak balik dana tersebut bakal dibawa ke hukum, sejahat itu dunia," ujar Farel Aditya dalam kolom komentarnya.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @talkerlibas, Farel Aditya kebingungan mencari uang sebesar Rp40 juta untuk mengganti dr Richard Lee.
"Disuruh ganti Rp40 juta, duit dari mana? Jual ginjal. Iya kan aku mundur dan semua yang sudah dokter kasih ke aku itu harus diganti semua, dari segi uang atau apapun," ujar Farel Aditya.
Nama Farel Aditya tentu sudah tidak asing lagi, terutama bagi para pengguna aplikasi TikTok. Farel Aditya adalah seorang TikTokers yang berprestasi, tetapi memiliki kisah yang cukup pilu.
Meski demikian, Farel Aditya tetap semangat dalam menjalani hidup bersama sang nenek yang selama ini setia merawatnya. Melalui kisah pilu dan prestasinya itulah Farel Aditya akhirnya bisa dikenal banyak orang.
Banyak orang yang terharu begitu mengetahui kisah pilu tentang orang tuanya, terutama sang ibu yang enggan untuk mengakui Farel sebagai anaknya setelah menikah kembali dengan pria lain.
Terlebih lagi, saat ini Farel Aditya masih menempuh pendidikan di bangku putih abu-abu, di mana usianya masih sangat muda. Hingga di unggahan video terbaru di acara Dr Richard, Farel Aditya berbagi kisah hidupnya. Bagi Anda yang ingin menyaksikan kisah lengkapnya, bisa mengunjungi akun YouTube @drRichard_Lee.
Dalam unggahan video di akun YouTube tersebut, Farrel Aditya menceritakan kisah pilunya.
“Dan baru-baru ini kan tentang identitas saya butuh untuk mengurus identitas tapi Farrel minta tolong untuk tanda tangan tapi respon mama kayak tidak ada effort untuk membantu”, begini ungkap Farrel melalu Podcast bersama dengan dr Richard Lee, beberapa waktu lalu.
Kemudian, Farel juga bercerita bahwa ia mulai berusaha mencaritahu soal orang tuanya saat duduk di bangku SMP kelas 8. Farel mengaku bahwa ia sempat mendapatkan nomor sang ibunda dari budenya. Ia berhasil menghubungi ibunya.
"Di situ masih gak nyangka, ini tuh beneran mama apa enggak, air mata gak berhenti turun, ternyata ini mamah aku gitu, sekian lama gak ada kabar ternyata dapet (nomornya)", ungkap Farel.
"Selama ini aku ngira gak punya ibu, ternyata pas dichat ternyata aku punya ibu", sambungnya.
Farel Aditya mengaku disambut baik oleh sang ibunda di chat tersebut. Namun sayangnya, kebahagiaan Farel hanya bertahan sebentar lantaran sang ibunda memblokir nomornya.
Hingga beberapa waktu kemudian Farel mendapatkan kabar bahwa sang ibunda memiliki tiga anak lain. Dan mirisnya, Farel menyebut sang ibunda tidak mengakuinya sebagai anak kandung.
Semenjak saat itu, Farel mengaku bahwa nomornya selalu diblokir oleh sang ibunda. Namun Farel tidak pernah berhenti untuk mengirimkan pesan kepada sang ibunda. Menurut Farel, bagaimana pun sang ibu, ia tetap merupakan ibunya. Dan Farel merasa tidak bisa jika harus marah sampai merasa dendam kepada sang ibunda.