Suara Sumatera - Sosok Erick Thohir memang dikenal sebagai tokoh pesepakbola dengan segala pengalamannya. Tidak hanya sepakbola nasional, namun juga internasional menjadikan sosok Erick Thohir menjadi icon sepakbola saat ini.
Kekinian ia pun menjabat sebagai ketua umum PSSI, yang membuatnya kerap mengevaluasi menganai situasi sepakbola saat ini.
Sebagai sosok yang sudah lama berkecimpung di dunia olahraga nasional, Erick Thohir dikenal sebagai yang santai berkomentar mengenai sepakbola.
Belum lama ini, banyak sejumlah komentar yang diberikannya guna memperbaiki situasi sepakbola Indonesia.
1. Sebut Sepakbola Lingkaran Setan
Pernyataan kontroversial sempat dilontrakan Erick Thohir sebelum ia terpilih menjadi Ketum PSSI baru. Ia sempat menyebut sepak bola seperti lingkaran setan.
Kemudian dia menjelaskan lingkaran setan yang dimaksudnya itu. Kata dia, lingkaran setan sepakbola itu berisi manajemen, pemain, pelatih dan suporter atau pendukung.
"Kalau manajemen tidak baik, tim berarti tidak baik. Kalau pelatih tak baik, manajemen kena. Kalau tim tak baik, suporter juga tidak baik. Kalau suporternya tak baik, timnya juga tidak," jelasnya.
2. Erick Thohir Soal Pelatih Tak Lepas Pemain ke Timnas
Erick memberikan pernyataan mengenai kontroversi seputar penolakan pelatih asing untuk melepaskan pemain ke Timnas Indonesia U-23.
Erick Thohir menjelaskan bahwa pendapatnya ini berdasarkan situasi di mana beberapa pelatih, seperti Thomas Doll dari Persija Jakarta dan Bernardo Tavares dari PSM Makassar, enggan melepaskan Rizky Ridho dan Dzaky Asraf untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.
Meskipun pemain-pemain ini bersedia memperkuat timnas dalam kompetisi Piala AFF U-23 2023, mereka tidak dapat bergabung karena kompetisi tersebut tidak termasuk dalam jadwal FIFA.
Erick Thohir juga menyadari bahwa Piala AFF U-23 hanyalah turnamen sementara. Bagaimanapun, menurutnya, pemain seharusnya diizinkan untuk bergabung dengan tim nasional jika mereka memiliki keinginan untuk memperkuat negara.
Erick Thohir juga menggarisbawahi pentingnya pelatih asing untuk menghormati Timnas Indonesia. Ia mengusulkan bahwa pelatih asing harus memahami dan menghormati kultur sepak bola Indonesia.
3. Sebut Timnas Pernah Dibayar untuk Kalah