Suara Sumatera - FIFA resmi meluncurkan lambang dan maskot resmi Piala Dunia U-17 2023. Turnamen yang berlangsung pada 10 November hingga 2 Desember 2023 ini akan diikuti 24 negara.
Maskot yang sebelumnya dijadikan untuk Piala Dunia U-20 2023, Badak Cula Cahaya (Bacuya), kembali digunakan untuk Piala Dunia U-17.
Badak bercula ini mengacu pada nama hewan asli Indonesia. Bacuya diharap berperan penting dalam mengajak masyarakat untuk datang ke stadion melihat para pesepak bola muda berkompetisi.
Filosofi Bacuya merupakan badak jawa muda yang sangat pemalu dan pendiam. Terlepas dari karakteristik itu, rasa ingin tahunya memaksa untuk berlari dengan tabah ke lapangan seperti ingin mencari sesuatu.
Nuansa rumput hijau yang menjadi latar memotivasinya sampai dia menemukan sepak bola. Tiba-tiba sesuatu yang luar biasa terjadi. Tanduknya menyala dengan warna-warna baru. Momen inilah yang mengubah Bacuya.
Bacuya merupakan pembela. Ia memperjuangkan hak anak muda untuk bersenang-senang dan berekspresi. Ia adalah penjaga talenta muda dan mercusuar untuk masa depan sepak bola.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan bahwa Indonesia merasa terhormat untuk menggelar turnamen bergengsi level dunia.
"Sebuah kehormatan bagi kami karena mendapat kepercayaan menggelar kejuaraan sepak bola dunia bagi generasi pesepakbola masa depan. Sudah pasti kami menyambutnya dengan sangat antusias," katanya melansir situs PSSI, Sabtu (2/8/2023).
Menghuni Grup A, Indonesia kini menanti calon lawan yang akan dihadapi dalam undian di Swiss pada 15 September 2023.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Deklarasikan Anies-Cak Imin di Surabaya Sabtu Siang, PKB Pilih Tempat Ini