Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK akan Ditindaklanjuti KPK

Suara Sumedang

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:48 WIB
Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK akan Ditindaklanjuti KPK
Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri saat memberikan keterangan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/6/2022). (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)

SuaraSumedang.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menerima laporan Tim Advokat Penegak Hukum dan Keadilan, mengenai dugaan suap yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Adanya pengaduan tersebut yang diterima KPK, dibenarkan Juru Bicara KPK Ali Fikri.

"Benar KPK telah terima laporan tersebut pada bagian pengaduan, dan pelaporan masyarakat KPK," kata Ali Fikri, dilansir dari Suara.com, Senin (15/8/2022).

Kemudian, Ali Fikir memastikan lembaganya akan menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat.

"Dengan melakukan langkah-langkah analisis lebih lanjut berupa verifikasi mendalam dari data yang kami terima," kata Ali.

Ia juga menyebut, langkah verifikasi penting dilakukan untuk menghasilkan rekomendasi apakah laporan pengaduan itu layak ditindaklanjuti atau di arsipkan.

"Dalam setiap laporan masyarakat, KPK juga pro aktif menelusuri dan melakukan pengumpulan berbagai informasi, serta bahan keterangan tambahan untuk melengkapi setiap aduan yang dimaksud," kata dia.

Oleh karena itu, Ali Fikri menambahkan, KPK mengapresiasi masyarakat yang turut peduli atas dugaan korupsi di sekitarnya dengan melapor pada penegak hukum.

Sebelumnya, Koordinasi Tim Advokat Penegak Hukum dan Keadilan (Tampak) Robert Keytimu menyebut laporan itu terkait dugaan dua staf LPSK disodorkan dua amplop diduga oleh orang suruhan Ferdy Sambo saat berada di Bareskrim Polri untuk menindaklanjuti peristiwa kematian Brigadir J.

baca juga

Namun, staf Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) itu menolak atas pemberian dua amplop tersebut.

Oleh karenanya, Robert berharap KPK dapat mengusut peristiwa itu dikarenakan adanya upaya pihak-pihak tertentu menghalalkan segala cara dengan dugaan suap atas kasus ini untuk melakukan upaya permufakatan jahat untuk merusak penegakan hukum.

"Ini tidak bisa dibiarkan, sebab proses hukum penanganan kasus ini bertujuan untuk mengungkap peristiwa yang sebenarnya terjadi sampai pada persidangan kepada pelaku dan pemenjaraan."

"Hal ini adalah demi kebenaran dan keadilan. Itulah tujuan dilakukannya proses hukum atas kasus pembunuhan Brigadir J, serta mengusut dugaan suap kepada staf LPSK," kata Robert.

Robert bersama anggota Tampak membawa sejumlah bukti elektronik berupa pemberitaan sejumlah media online yang sudah di kliping sebagai bahan laporannya ke KPK.

"Hal ini adalah (sebagai bukti) sebagaimana dalam pemberitaan media," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Aliran Dana dari Ferdy Sambo kepada Para Ajudan? Pengacara Brigadir J Minta PPATK Telusuri

Ada Aliran Dana dari Ferdy Sambo kepada Para Ajudan? Pengacara Brigadir J Minta PPATK Telusuri

Denpasar | Senin, 15 Agustus 2022 | 16:44 WIB

Usai Rayakan Hari Pernikahan, Amarah Ferdy Sambo sampai Ubun-ubun

Usai Rayakan Hari Pernikahan, Amarah Ferdy Sambo sampai Ubun-ubun

Denpasar | Senin, 15 Agustus 2022 | 16:43 WIB

Periksa Surya Darmadi Kasus Korupsi Rp78 Triliun, Kejagung Gandeng KPK

Periksa Surya Darmadi Kasus Korupsi Rp78 Triliun, Kejagung Gandeng KPK

News | Senin, 15 Agustus 2022 | 16:41 WIB

KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Kasus Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin di PN Bandung

KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Kasus Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin di PN Bandung

Cianjur | Senin, 15 Agustus 2022 | 16:40 WIB

Terkini

Warga Antre Berjam-jam di SPBU Pekanbaru Kembali Terjadi, BBM Langka?

Warga Antre Berjam-jam di SPBU Pekanbaru Kembali Terjadi, BBM Langka?

Riau | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:48 WIB

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:44 WIB

3 Toner Glycolic Acid Paling Ampuh Mengecilkan Pori dengan Review Positif Pengguna

3 Toner Glycolic Acid Paling Ampuh Mengecilkan Pori dengan Review Positif Pengguna

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:42 WIB

Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah

Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah

Malang | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:42 WIB

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:37 WIB

Menyibak Jejak Pemukiman Elit Era Majapahit di Balik Lantai Segi Enam Sentonorejo

Menyibak Jejak Pemukiman Elit Era Majapahit di Balik Lantai Segi Enam Sentonorejo

Jatim | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:33 WIB

Musim Liburan Tiba, Manfaatkan Promo 7.7 untuk Berburu Produk Kecantikan dan Kesehatan

Musim Liburan Tiba, Manfaatkan Promo 7.7 untuk Berburu Produk Kecantikan dan Kesehatan

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:32 WIB

5 Sepatu Nike Diskon Gede di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan

5 Sepatu Nike Diskon Gede di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:28 WIB

Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:27 WIB

Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031

Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:25 WIB

×