BPBP Sumedang Kantongi Peta Daerah Rawan Karhutla

Suara Sumedang

Selasa, 23 Agustus 2022 | 11:19 WIB
BPBP Sumedang Kantongi Peta Daerah Rawan Karhutla
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. BPBD Kabupaten Sumedang imbau warga tak melakukan pembakaran sampah dan lahan di wilayah hutan di tengah musim kemarau. (ANTARA)

SuaraSumedang.id - Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Adang mengatakan, telah mengantongi peta rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Menyusul cuaca kemarau di Kabupaten Sumedang, pihaknya mengimbau masyarakat di sekitar hutan untuk tidak melakukan pembakaran sampai atau membuka lahan dengan membakarnya.

Pasalnya, patut diwaspadai jelang kondisi kemarau yang merupakan waktu cukup rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Adapun untuk daerah-daerah rawan Karhutla tersebut berada di timur dan selatan, seperti Kecamatan Ujungjaya hingga Kecamatan Sumedang Selatan.

"Karhutla di Sumedang harus diwaspadai mulai dari wilayah timur Sumedang mulai dari Kecamatan Ujungjaya, Conggeang, Jatigede, sebagian Buah Dua, dan juga di wilayah selatan, seperti Kecamatan Sumedang Selatan," kata Adang, dikutip dari laman Sumedangkab.go.id.

Adang pun mengatakan, saat ini tengah mempersiapkan surat edaran terkait kesiapsiagaan dini untuk pemerintahan kecamatan dan desa yang berpotensi terjadi Karhutla.

"Kami juga secara manual membuat sekat api. Kami gunakan parang dan cangkul untuk membuat sekat itu. Seperti yang sudah kami buat di Gunung Palasari, yang notabene sering terjadi Karhutla," ucapnya.

Ia menjelaskan, sekat yang dibuat sudah sejauh 2 kilometer dengan lebar 2,3 hingga 3 meter.

Tak hanya itu, pembuatan sekat di daerah lain juga akan ditinjau dari prioritasnya.

Lebih lanjut, Anda mengatakan, jika suatu daerah mendesak untuk dibuatkan sekat api, maka BPBD segera memprioritaskan.

"Kami juga intensif memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar hutan, jangan melakukan pembakaran karena dapat memicu kebakaran hutan."

"Kami juga menggandeng pihak lain untuk bekerja sama di antaranya Patriot Desa Jawa Barat," ucapnya.

BPBD Kabupaten Sumedang pun melakukan pemetaan lokasi rawan Karhutla di lembah Kancah Nangkub Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara.

Ia mengimbau kepada para petani yang menggarap lahan tersebut agar tidak membuka lahan dengan melakukan pembakaran.

"Kami bekerjasama dengan masyarakat dan Patriot Desa membuat sekat bakar untuk mengurangi resiko kebakaran. Tidak bosan kami mengajak untuk menjaga alam ini. Tingkatkan budaya sadar bencana, agar kita siap untuk selamat," kata Adang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satpol PP dan Kantor Bea Cukai Amankan Puluhan Ribu Rokok Ilegal di Sumedang

Satpol PP dan Kantor Bea Cukai Amankan Puluhan Ribu Rokok Ilegal di Sumedang

| Senin, 22 Agustus 2022 | 17:01 WIB

Pemkab Karawang Punya Dua Unit Mobil Damkar Baru di Tahun 2022

Pemkab Karawang Punya Dua Unit Mobil Damkar Baru di Tahun 2022

| Senin, 22 Agustus 2022 | 16:25 WIB

Kemarau Basah Melanda, BPBD DIY Sebut Permintaan Dropping Air Minim

Kemarau Basah Melanda, BPBD DIY Sebut Permintaan Dropping Air Minim

Jogja | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 12:29 WIB

Terkini

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 23:38 WIB

Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah

Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah

Sumsel | Senin, 01 Juni 2026 | 23:37 WIB

7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer

7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 23:14 WIB

Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik

Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik

Jabar | Senin, 01 Juni 2026 | 23:08 WIB

Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan

Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan

Sumsel | Senin, 01 Juni 2026 | 23:04 WIB

Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang

Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang

Jabar | Senin, 01 Juni 2026 | 23:01 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB