SuaraSumedang.id - Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat bercerita soal cita-cita sang putra semasa masih hidup.
Samuel menceritakan, bahwa anaknya itu berencana setelah lulus sarjana hendak menempuh pendidikan S2.
Bahkan, Samuel mengaku sudah diberitahu oleh putranya yakni Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat mengenai nilai IPK yang diraihnya.
"Semasa hidupnya di awal tahun kemarin memang dia (almarhum) bercerita. Ada bocoran 'Pah, Mah, IPK saya agak lumayan. Saya mungkin diwisuda di bulan 6. Rupanya bergeser waktu jadi bulan 8'," kata Samuel.
Samuel mengatakan, jika anaknya itu berniat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan hingga S2.
Bahkan, pihak keluarga pun menyambut baik niat Brigadir J tersebut.
"Almarhum Yosua si abang, 'saya pak harus melanjut S2, saya harus melanjutkan ke S2 di Universitas Terbuka'. Kami mendukung cita-cita almarhum pada saat itu," kata Samuel.
Tak hanya itu, Samuel pun mengatakan, jika Yosua bercita-cita menjadi seorang perwira Polri.
Samuel melanjutkan, anaknya itu sempat mendapat penghargaan dari mantan Kapolri Jenderal Idham Azis pada tahun 2020 lalu.
Baca Juga: Niacinamide dalam Produk Perawatan Kulit Wajah, Ini Efek Sampingnya
"Memang anak kami almarhum Yosua di tahun 2020 mendapatkan penghargaan dari Bapak Kapolri, waktu itu masih Idham Azis surat penghargaan bahwa almarhum ada satu prestasi. Penghargaan mendapat Bitemas, itu jadi peluang dia untuk masuk melamar di perwira," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Komunitas Civil Society Indonesia, Irma Hutabarat mengatakan, bahwa mendiang Brigadir J akan menikah setelah diwisuda dari Universitas Terbuka.
"Kami bahagia bercampur sedih, dan semoga masalah ini cepat selesai. Memang cita-cita mendiang ingin menjadi perwira, dan juga menikah setelah wisuda," kata Irma.
Sebelum meninggal, Brigadir J sudah mendaftar wisuda yang diselenggarakan pada Selasa (23/8), ia mendapatkan predikat sangat memuaskan yakni memperoleh IPK 3,28.