Heboh Warga Sumedang Sempat Diduga Terpapar Cacar Monyet, Ini Klarifikasi Dinkes

Suara Sumedang

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 11:50 WIB
Heboh Warga Sumedang Sempat Diduga Terpapar Cacar Monyet, Ini Klarifikasi Dinkes
ilustrasi cacar monyet - monkeypox. heboh satu warga Sumedang sempat dikira terpapar cacar monyet(Pixabay)

SuaraSumedang.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman menyatakan, bahwa warga Kecamatan Bugel (33 tahun) dinyatakan tidak terpapar cacar monyet.

Menurutnya, mengidap masalah sanitasi, dan kebersihan diri lantaran diduga tidak mandi hingga 1 bulan lamanya.

Sebelumnya, sempat dihebohkan bila satu warga Sumedang diduga terpapar cara monyet (monkeypox) setelah pulang kerja dari Jakarta.

Kemudian, sang pasien tersebut telah menyelesaikan observasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumedang.

Semula, RSUD Sumedang menerima pasien dari puskesmas di luar wilayah Sumedang dikarena berdasarkan keinginan sang pasien, dengan alasan domisili di Kabupaten Sumedang, maka pasien tersebut dirawat RSUD Sumedang.

Dadang Sulaeman mengatakan, pihak manajemen rumah sakit menyampaikan klarifikasi dan benar menerima pasien yang dirujuk dari daerah Selaawi.

Dikatakannya, pasien tersebut dengan berinisial D usia 33 tahun dengan profesi sebelumnya yakni wiraswasta di Jakarta.

"Pihak manajemen rumah sakit kemudian menyampaikan klarifikasi bahwa dinyatakan benar adanya informasi RSUD Sumedang menerima pasien yang dirujuk dari daerah Selaawi. Pasien tersebut berinisial D dengan usia 33 tahun dan berprofesi sebagai wiraswasta di Jakarta," kata Dadang.

Berdasarkan keterangan resmi disampaikan, dijelaskan pula awal pasien masuk dengan kondisi kurang memerhatikan kebersihan atau sanitasi diri dengan tidak mandi selama 1 bulan.

baca juga

Sehingga menyebabkan, dan mempermudah terjadinya sejumlah penyakit kulit yang terjadi pada pasien ini, yang meliputi hampir seluruh tubuhnya.

Setelah dilakukan penilaian klinis menyeluruh disimpulkan, penyakit pasien ternyata bukan cacar monyet.

Namun, penyakit pasien lebih diduga mengarah ke penyebab lain, dan sudah ditegaskan diagnosisnya oleh tim dokter RSUD Sumedang, di antaranya Dokter Spesialis Kulit Kelamin atau Dermatologi Venereologi, dokter Spesialis Penyakit Dalam, dan dokter Patologi klinik.

"Setelah ditelusuri perjalanan penyakitnya, dan dilakukan sejumlah pemeriksaan klinis serta laboratorium, maka disimpulkan bahwa pada pasien ini ternyata bukan suatu penyakit cacar monyet atau monkeypox. Melainkan ternyata terjadi beberapa kelainan kulit dengan disertai sedikit infeksi, yang sangat erat hubungannya dengan kebersihan atau sanitasi dari pasien tersebut," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minimalisir Peredaran Rokok Ilegal, Diskopukmpp Sumedang Tengah Mengkaji Kawasan Industri Hasil Tembakau

Minimalisir Peredaran Rokok Ilegal, Diskopukmpp Sumedang Tengah Mengkaji Kawasan Industri Hasil Tembakau

Sumedang | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 11:13 WIB

BPBP Sumedang Kantongi Peta Daerah Rawan Karhutla

BPBP Sumedang Kantongi Peta Daerah Rawan Karhutla

Sumedang | Selasa, 23 Agustus 2022 | 11:19 WIB

Satpol PP dan Kantor Bea Cukai Amankan Puluhan Ribu Rokok Ilegal di Sumedang

Satpol PP dan Kantor Bea Cukai Amankan Puluhan Ribu Rokok Ilegal di Sumedang

Sumedang | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:01 WIB

Terkini

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:39 WIB

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:37 WIB

×