SuaraSumedang.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat bicara perihal kasus tewasnya santri di Ponpes Gontor pada 19 Agustus 2022 kemarin.
KPAI melalui ketuanya Susanto menyayangkan kejadian santri tewas yang dianiyaya seniornya.
Selain itu Susanto juga mengatakan akan mengawal kasus dan mengawasi kasus ini.
"Terkait meninggalnya salah satu santri AM (17 thn) kami menyampaikan duka mendalam semoga, Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kami menyayangkan atas kejadian tersebut, KPAI akan terus mengawal kasus ini dan dalam waktu dekat" ujarnya dilansir dari PMJ NEWS Jumat (9/9/22).
Dalam waktu dekat KPAI akan berkunjung dan berkoordinasi ke Ponpes Gontor.
"Akan segera berkunjung ke Ponpes Gontor Ponorogo dan Polres Ponorogo untuk pengawasan dan koordinasi lebih lanjut," kata
Dirnya berharap ke depannya kasus seperti ini tidak akan terulang kembali.
"Kami berharap kasus ini tak terulang kembali. Sehingga orang tua yang menitipkan santrinya di sana semakin nyaman," ujarnya.
Dia juga mengatakan dengan kasus ini pembelajaran anak lainnya harus terus berjalan.
Pihak Ponpes harus melakukan upaya pencegahan sehingga membuat pesantren yang ramah anak.
"Adanya kasus ini kami berharap proses pembelajaran tak terganggu, terus berjalan dan upanya pencegahan segala bentuk kerentanan kekerasan dilakukan secara optimal. Sehingga perwujudan pesantren ramah anak dapat terealisasi dengan baik," pungkasnya.