Kabar Pemotongan Dana BLT BBM di Talun-Sumedang, Lurah Beri Penjelasan Begini

Suara Sumedang Suara.Com
Selasa, 20 September 2022 | 09:02 WIB
Kabar Pemotongan Dana BLT BBM di Talun-Sumedang, Lurah Beri Penjelasan Begini
ILUSTRASI uang rupiah. Dana BLT BBM di Kelurahan Talun, Kabupaten Sumedang dikabarkan ada pemotongan Rp30.000 (Pexels)

SuaraSumedang.id - Beredar kabar dana bantuan langsung tunai subsidi bahan bakar minyak (BLT BBM) di Kelurahan Tahun, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat diduga terjadi pemotongan.

Kabarnya ada seorang warga yang termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT BBM diminta uang Rp30.000 dan ditukarkan dengan kupon gerak jalan, serta barcode untuk pencairan dana bantuan sosial tersebut.

Menanggapi kabar itu, Lurah Talun, Kecamatan Sumedang Utara, Rinny Mulyati menyesalkan adanya kesaksian palu dari warganya yang memberikan pernyataan ke wartawan, dan dikutip media cetak, online hingga televisi soal pemotongan dana BLT BBM untuk kupon gerak jalan di wilayahnya.

Menurut Rinny setelah ditelusuri ternyata kabar itu bohong, dan warga yang memberi pernyataan ke wartawan pun mengaku disuruh orang lain.

"Saya menyayangkan atas tersiarnya berita yang tidak benar tersebut. Akhirnya jelas bahwa itu itu merupakan berita bohong dari narasumber berita yang tidak dapat dipercaya," kata Rinny.

Ia menyampaikan, bahwa Kelurahan Talun melakukan penelusuran, dan akhirnya warga bernama Dadang Juhana, yang sebelumnya mengaku dipotong uang bantuan untuk membeli kupon gerak jalan ia memberikan keterangan palsu kepada wartawan.

Dadang saat dikonfirmasi pada Minggu, (18/9/2022) menyebutkan, dirinya memberikan memberikan keterangan plasu atas dasar perintah dari pihak lain dan diberi sejumlah uang.

Disebutkan pula, jika ia mengaku bahwa dirinya bukan termasuk KPM penerima BLT BBM.

"Saya Dadang Juhana, memohon maaf sebesar-besarnya membuat statement yang membuat gaduh warga Sumedang, khususnya buat warga Talun."

Baca Juga: Semrawut Sekolah di Jawa Barat, Kabid Pendidikan HMI Badko Jabar Angkat Bicara

"Pribadi saya minta maaf. Saya nggak menerima BLT. Saya disuruh sama orang-orang yang nggak tanggung jawab. Mohon maaf," ucapnya.

Kemudian Lurah Talun menegaskan, bahwa tidak benar ada pemotongan, dan pembelina kupon gerak jalan yang disalurkan oleh para Ketua RW/RT.

"Saya tidak membenarkan adanya pungutan atau potongan pada BLT BBM di wilayah saya. Semua harus utuh diterima masyarakat," tegas Rinny.

Kabar pemotongan berkembang di saat pembagian BLT BBM pada 13 September 2022 di kantor Kelurahan Talun menjelang acara Milangkala Kelurahan Talun pada 18 September 2022, yang dimeriahkan dengan gerak jalan santai berhadiah.

"Tidak ada paksaan atau mengarahkan untuk membeli tiket gerak jalan kepada para penerima BLT. Para Ketua RW/RT hanya menawarkan untuk kesediaan partisipasi," kata Rinny.

Di kelurahan Talun sendiri jumlah penerima BLT BBM semuanya ada 592 Kepala Keluarga (KK), dan telah disalurkan 100 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI