SuaraSumedang.id - Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta dua periode, membeberkan alasannya tak mengungkap ibu kandung putra sulungnya, Maulana Akbar Ahmad Habibie atau yang karib disapa Aa Ula.
Alasannya karena Kang Dedi--sapaan akrab Dedi Mulyadi, tak ingin putra sulungnya memandang Anne Ratna Mustika sebagai ibu tiri.
Aa Ula memang bukan anak kandung istri Dedi Mulyadi, Ambu Anne--panggilan akrab Anne Ratna, melainkan anak dari mendiang istri pertamanya, Sri Widyawati.
Namun, Sri wafat di saat Aa Ula berusia bulanan. Alhasil, semula Kang Dedi tak ingin memberitahukan kenyataan yang sesungguhnya kepada Aa Ula.
Ia tak mau ada istilah ibu tiri di benak putra sulungnya. Ia ingin agar Anne Ratna dipandang sebagai ibu kandung.
Namun akhirnya, di ulang tahun Aa Ula ke-23, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar tersebut mengungkapkan rahasia yang selama ini ia pendam ke putra sulungnya, Aa Ula.
"Dulu kadang waktu dia usianya 7 tahun, 8 tahun, dia mungkin bingung, bingungnya kok nenek saya sama kakek-kakek saya kok beda sama nenek dan kakeknya Yudistira (anak kedua Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip)," ungkap Dedi Mulyadi, seperti yang diunggah di KDM Channel, dikutip pada Senin (7/11/2022).
Bahkan, Dedi mengaku waktu Aa Ula mengeyam bangku SD, ia sengaja menyembunyikan rapor dan akta kelahiran Maula Akbar.
Pasalnya, kata dia, di akta kelahiran, tercantum nama ibu kandung Aa Ula. Dedi tak ingin Aa Ula tahu kalau ternyata Anne Ratna bukan ibu kandungnya. Hal itu pasti akan membuat Aa Ula terpukul.
Baca Juga: Dekap Erat Janda Beranak Lima, Dedi Mulyadi: Pelukanmu Menghangatkan Mendungnya Hari
"Saya selalu menyembunyin buku rapornya dan saya selalu menyembukyikan akta kelahirannya, kenapa saya melakukan tindakan itu, saya melakukn tindakan itu, hanya satu hal, ingin dalam diri AA tidak ada kalimat ibu tiri, ingin dalam diri AA ibunya AA ibunya Yudistira ibunya nininag (Hyang Sukma Ayu Mulyadi Putri) itu sama," ungkap dia.
"Sehingga mereka bisa tumbuh menjadi anak yang dalam pikirannya saya adalah satu ayah dan satu ibu yang dalam hidunya tanpa perbedaan, itulah sikap saya," tambahnya.
Dikabarkan sebelumnya, Bupati Purwakarta, Ambu Anne tiba-tiba menggugat cerai Dedi Mulyadi ke Pengadilan Agama Purwakarta. Ambu Anne merasa suaminya tak memberikan nafkah lahir dan batin.