SuaraSumedang.id – Kasus KDRT kembali dialami kalangan artis, dulu dialami oleh Lesti Kejora yang dianiaya oleh Rizky Billar, kini dialami artis senior Venna Melinda yang juga dianiaya oleh suaminya Ferry Irawan.
Beberapa orang tentu penasaran apa sesungguhnya permasalahan yang dialami, hingga Venna Melinda alami KDRT dari suaminya Ferry Irawan.
Namun tak butuh waktu lama motif ferry menganiaya Venna Melinda hingga bercucuran darah terungkap.
Turut di ungkap oleh Kasubdit Renakta Ditrekrimum Polda Jatim AKBP Hendra Eko Triyulianto, menurutnya KDRT yang dialami oleh Venna Melinda akibat kesalahpahaman.
"Untuk motif ada kesalahpahaman keluarga, suami istri. Cekcok," kata Hendra, Senin (9/1/2023).
Kemudian dari percekcokan tersebut kemudan terjadi KDR, turut diungkap kejadian penganiayaan tersebut berada di Kediri pada Minggu (8/12023).
Hingga beredar sebuah foto Venna Melinda wajahnya berlumur darah hingga bercaknya menetes di baju yang dikenakan diduga akibat penganiayan tersebut.
Sedangkan laporan yang dilakukan oleh Venna Melinda awalnya turut dibenarkan oleh Direskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Totok Suhayanto.
"Saudara V telah melaporkan di Polres Kediri Kota, kemudian oleh Polres dilimpahkan ke Polda Jatim," ujar Direskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Totok Suharyanto, Senin (9/1/2023).
Baca Juga: Roberto Martinez Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Portugal, Dikontrak sampai 2026
Tak lupa ia juga menginformasikan saat itu juga Venna Melinda membawa barang bukti dugaan KDRT berupa handuk, pakaian dan juga rekaman CCTV.
"Untuk barang bukti saat ini hanya handuk dan pakaian yang dipakai oleh pelapor. Saat ini juga masih visum. CCTV juga ada," ujarnya.
Sebagai informasi tambahan sampai sore tadi Venna Melinda masih menjalani proses pemeriksaan sebagai korban.
Sementara Ferry yang awalnya dijadwalkan akan diperiksa hari ini mendadak sakit, padahal posisinya saat itu sudah berada di Polda Jawa Timur.
"Saat ini sedang pemeriksaan awal untuk kasus KDRT. Korban dan juga selaku pelapor sedang dimintain keterangan," kata Totok. (*)