Menurut catatan, makam leluhur Sumedang yang ada di sini, di antaranya makam Pangeran Rangga Gempol ke II Koesoemahdinata IV, Pangeran Kornel dan yang lainnya.
Berjarak sekira 500 meter dari alun-alun Sumedang ke barat daya, tempat yang sudah masuk Cagar Budaya ini, termausk pas dijadikan tempat ngabuburit.
Di kompleks Gunung Puyuh ini, ada juga makam Cut Nyak Dhien yang terpisah, tapi masih masuk kompleks.
3. Makam Gunung Puyuh
Makam ini terletak di sebelah barat alun-alun kota Sumedang. Di makam ini para leluhur Sumedang disemayamkan di antaranya, Pangeran Panembahan , termasuk Pangeran Soeria Koesoemah Adinata atau dikenal dengan Pangeran Sugih.
Sekedar diketahui, Pangeran Sugih adalah bupati Sumedang yang berkuasa antara tahun 1836 sampai dengan 1882.
Pangeran Sugih merupakan bupati terkaya di antara bupati lainnya, juga terkaya di Tatar Sunda. Beliau adalah penerus Kerajaan Sumedang Larang, putra dari Dalem Adipati Koesoemayoeda.
Di kompleks Gunung Puyuh ini, ada juga makam Cut Nyak Dhien yang terpisah, tapi masih masuk kompleks.
Demikianlah tiga tempat wisata sejarah di Kabupaten Sumedang.(*)
Baca Juga: Anti Dehidrasi Kulit, Begini Cara Agar Wajah Tetap Glowing Selama Puasa