SUARA SUMEDANG – Artis berinisial R atas kasus pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo kerap diperbincangkan di media sosial. Warganet berspekulasi bahwa artis berinisial R tersebut adalah Raffi Ahmad.
Tudingan tersebut juga diperkuat karena menantu Rafael Alun yang bernama Jeremy Imanuel Santoso memiliki peran penting sebagai manajer RANS PIK Basketball.
Terlebih lagi, kekayaan dan bisnis milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini semakin berkembang. Hal tersebut membuat netizen semakin yakin, artis berinisial R dalam kasus pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun adalah Raffi Ahmad.
Kendatipun begitu, Raffi Ahmad tampak masih aktif di layar kaca. Akan tetapi baru-baru ini beredar video yang mengklaim Raffi Ahmad diciduk KPK.
Dikutip sumedang.suara.com dari kanal YouTube Portal Jurnalis pada Sabtu, (8/4/2023) video yang beredar tersebut mengklaim Raffi Ahmad tak berkutik saat diciduk KPK.
Selain itu, video tersebut juga menyebutkan Hotman Paris turut membongkar transaksi liar yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo.
Video berdurasi 2.15 menit ini berjudul “RAFFI AHMAD TAK BERKUTIK SAAT DICIDUK KPK, HOTMAN PARIS BONGKAR TRANSAKSI LIAR YANG DILAKUKAN RAFAEL,” tulis judul tersebut.
Lebih lanjut, thumbnail dalam video menampilkan Raffi Ahmad dengan baju tahanan sedang digiring beberapa petugas. Kemudian, di sebelahnya juga ada potret Nagita Slavina dan Rafathar, serta Hotman Paris yang terlihat menunjukkan sebuah dokumen.
Video tersebut telah ditonton sebanyak 7,3 ribu kali. Akan tetapi, benarkah Raffi Ahmad tak berkutik saat diciduk KPK?
Setelah video tersebut ditelusuri secara utuh, tidak ditemukan dokumentasi yang mengklaim Raffi Ahmad diciduk KPK ataupun Hotman Paris yang membongkar transaksi liar.
Ketidaksesuaian judul dengan isi juga diidentifikasi karena video tersebut hanya mengulas rumor Raffi Ahmad yang dituding terseret kasus pencucian uang Rafael Alun Trisambodo.
Foto Raffi Ahmad yang terlihat dalam thumbnail juga merupakan hasil edit, begitu pula dengan potret lainnya yang merupakan potongan dokumentasi dari berbagai sumber.
Berdasarkan penelusuran tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa informasi ini merupakan manipulasi dan dapat dikategorikan kedalam berita palsu alias hoax.(*)
Sumber: YouTube Portal Jurnalis